Bad Anniversary ( part 1)


Bad Anniversary (part 1)

pic

Author : kialkiol (@kialkiol)

Length    : Twoshoot

Main cast : – Lee jinki (onew Shinne)

-Victoria song (victoria fx)

Other cast :  Yuri kwon (yuri SNSD) , Choi Jin-ri  (suli fx), Cho kyuhyun (kyuhyun SUJU)

Genre : romance (?) , family

Disclaimer:  ohh akhirnya FF yang satu ini setelah sekian hanya on progress ternyata selesai juga. Ini romance nya (?)  aliasss tanda tanyaaaa lohhh aku juga ga tauuu bingung -___- maaf yahh yang bias nya kyuhyun, mungkin dia disini hanya lewat saja. Maaf yang mengharapkan lebih, tapi sayangnya aku ga sehebat pembuat novel jadi maaf kalo konflik nya ga seru dan basi.

 A/N: Annyeong readers, ini FF kelima  yang aku tulis ,sekaligus FF pertama yang aku publish di blog ini. Kalau ada kesamaan tokoh, plot dll itu benar-benar murni suatu kebetulan. Semoga aja readers suka dengan cerita ini ya. Dan kunjungi juga blog aku http://www.kialkiol.wordpress.com . atau bisa mention aku di @kialkiol  facebook aku nya di Azkia Himayatu Dini Oke, selamat membaca:D

~~~~START~~~~

Aku berlari mengejar seorang namja yang sedang berjalan di koridor sekolah, dia menggendong tas ransel merah yang aku berikan saat ulang tahun nya yang lalu. Aku berniat mengagetkan nya. Tapi, berhubung hari ini aku sedang kesal dengan nya, aku mengurungkan niatku. Iya benar, aku sedang kesal dengan nya, sangat sangat kesal. Karena kejadian pagi tadi, aku jadi kesal dengan nya. Siapa yang tidak kesal kalau harus menunggu orang yang sudah berjanji tidak akan telat, hingga 20 menit?, dan ternyata orang yang kau tunggu tunggu itu membatalkan janjinya! Iya, benar namja ini berjanji akan menjemputku di rumah, dan dia sudah berjanji tidak akan telat. Tapi, apa nyatanya? Aku sudah menunggunya hingga 20 menit . dia belum juga menunjukkan batang hidung nya, tidak hanya itu saja yang membuatku kesal. Dia juga sudah membuatku terlambat sampai ke sekolah, sampai aku tidak boleh mengikuti pelajaran pertama. Dan lihat apa yang dilakukan nya sekarang? Namja yang sudah membuat hari ku penuh dengan amarah ini malah mengabaikan ku? Mengabaikan kekasih nya yang sudah menunggu 20 menit untuk nya? Iya memang benar ,dia namjachingu ku dan aku yeojachingu nya. Kami memang sudah berpacaran lama, kami berpacaran dari kelas 1 SMA hingga saat ini, kami berpacaran sudah 1 tahun 11 bulan, lama bukan? Bukan kah waktu itu cukup untuk bisa membuatnya peka terhadapku? Dan besok adalah hari anniversary hubungan kami. Belum ada rencana untuk merayakan nya. Bagaimana bisa merayakan nya kalau sekarang saja dia mengabaikan ku , bahkan dia tidak mengajak ku pulang bersama seperti biasanya.

Aku melangkah lebih cepat , satu langkah lebih cepat untuk mensejajarkan langkahnya. Aku sedikit meliriknya, sepertinya dia tidak meyadari kalau aku ada di samping nya. Sekecil itukah diriku? Sampai sampai dia tidak melihatku! Cishh namja menyebalkan!!

Aku memanyunkan mulut hingga 3 cm “HELOOO?” teriakku tepat di telinganya.

Dia tersentak dan sedikit melangkah ke belakang “ VICA? Kau membuatku kaget saja!” teriaknya . Aku membualatkan mataku “cishhh.. memangnya aku hantu?”

Dia terlihat bingung, buktinya, alisnya saling bertautan “untuk apa kau disini?” Tanya nya dengan wajah polos, ohhh.. tidak lebih tepatnya TERLALU POLOS . wajahku memerah, menahan amarah “untuk apa aku disini?” tanyaku. Dia masih menunjukkan wajah polos nya itu “ iya, untuk apa kau disini?” . Benar benar memangcing amarahku “jinki oppa? Aku Tanya padamu aku ini sebenarnya siapamu?” matanya menerawang ke atas langit langit koridor sekolah, seakan sedang mencari cari jawaban atas pertanyaanku. Aku gemas dibuat nya “aku ini yeojachingu mu bukan sih jinki oppa?” tanyaku gemas, sedikit memancing amarah berbicara dengan namja satu ini! Kalau bukan kekasihku huuhh… sudah aku hardik sedari tadi ! tapi, yang membuatku bingung mengapa aku masih saja betah menjadi yeojachingu nya? Kalau kata dongsaeng ku suli “untuk apa kau mempertahankan nya kak, kalau hanya membuatmu jengkel setiap hari!”  memang benar kata donsaeng ku ,untuk apa aku mempertahankan nya kalau hanya membuatku ingin marah setiap hari? Ummm.. aku tidak tahu mengapa aku masih saja mau menjadi yeojachingu nya. Padahal kan aku bisa saja memutuskan nya, tapi mengapa rasanya aku tidak tega. Apa mungkin karena wajah melasnya itu yang membuatku tidak tega memutuskan nya? Wajahnya memang lucu, menggemaskan. Tapi, dia itu namja yang super super duper polos! Aku saja harus memancing nya dulu dengan kata kata, untuk bisa membuatnya mengerti dengan apa yang aku bicarakan , sangat menyusahkan bukan? Toh, cari namjachingu itu susah lohh.. apalagi namjachingu yang seperti jinki oppa ! Namja yang unik, lucu, dan sangat sangat polos! Sebenarnya aku senang bisa mendapat namjachingu  seperti jinki oppa . Karena dia beda , sangat sangat beda dengan namja namja lain, yang kebanyakan brengsek. Dia itu baik, tapi dia suka tidak peka dengan perasaan ku. Apakah semua namja seperti itu? tidak peka dengan perasaan yeoja nya? Menurutku sih,tidak semua namja yang tidak peka dengan perasaan yeoja. Ada saja yang peka dan mengerti apa mau yeoja nya, tidak seperti jinki oppa yang selalu tidak mengerti apa mau ku.

Namja yang sering ku panggil jinki oppa itu menengok ke arahku “aku tahu kau yeojachingu ku, tidak harus kau beritahu lagi aku juga sudah tahu” ucap nya datar . apa katanya? Dia sudah tahu kalau aku yeojachingu nya? Itu bagus, lalu mengapa dia masih bertanya untuk apa aku disini? Ya tentu saja untuk…….

“VICA? Kau tidak apa apa?” lanjut nya . aku mengerjapkan mata, suara nya membuat kata kata di hatiku buyar seketika. Aku tersenyum kecut

“ oh.. tidak aku tidak apa apa!” ucap ku . dia hanya bisa mengangguk kecil tanpa mengucap sepatah kata pun! Cishhh sangat sangat menyebalkan. Aku teringat akan kata kata ku tadi “oh yahh jinki oppa ! kau tadi bilang bahwa kau tahu aku ini yeojachingu mu, lalu mengapa kau bertanya mengapa aku disini?” Tanya ku . huhh lihat saja.. kalau sampai dia menjawab dengan polos lagi akan ku ……  Dia tersenyum manis kearahku , yah benar senyuman nya sangat manis, manis seperti gulali. Tapi, mengapa melihat senyuman manis nya itu malah membuatku bertambah sebal dengan nya? “ya.. karna sedari pagi aku tidak berbicara dengan mu, dan tidak bertemu dengan mu” ucap nya singkat   apa katanya? Hanya sepeerti itu jawaban nya? Sungguh singkat!  Aku tersenyum kecut “ohh iya benar kau mengaku bahwa  aku adalah yeojachingu mu, tapi tadi pagi kau tidak menjemputku, hingga sekarang kau mengabaikan ku, dan kau juga pasti tidak akan tahu besok hari apa ? iya kan? Seperti itu kau bisa anggap aku yeojachingu mu? Kau tidak tahu aku sudah menunggumu 20 menit? Kau juga tidak akan tahu aku dihukum karena terlambat kesekolah! Itu semua karena kau! karena kau tidak menepati janjimu!” ucap ku panjang lebar. Dia memasang wajah merasa bersalah nya itu

huhh apa dia pikir wajah bersalah nya itu bisa membuatku memaafkan nya begitu saja? TIDAK AKAN Lee jinki oppa!  “ohh mian vica! Aku tidak bermaksud seperti—“  aku tersenyum manis “ tidak bermaksud seperti itu?” ucap ku menebak apa yang ingin dikatakan nya. Dia meraih tangan ku “oh ayolah vica… aku tidak bermaksud seperti itu, itu karena adikku memintaku untuk mengatarnya” balasnya

Aku menepis tangan nya “ sudahlah aku tidak mau dengar alasan mu lagi! Aku sudah memaafkan mu, lagipula itu bukan yang pertama kalinya. Itu sudah menjadi yang ke 100 kalinya bagiku. Jadi, aku tidak akan kaget lagi jika kau tidak menepati janjimu!” ucap ku

Dia tersenyum “sekali lagi mianhe vica” ucapnya sambil menunjukkan cengiran mautnya

Aku tak bersemangat membalas senyum nya “ baiklah, kali ini aku maafkan. Tapi, lain kali .. tssk tidak akan aku maafkan” ucap ku sambil bertolak pinggang

Dia menyengir “ aku mengerti. Aku janji tidak akan ku ulangi”

 

~~~o0o~~~

 

Sesudah perdebatan tadi di koridor sekolah. seperti biasanya, dia mengantarku sampai depan rumah. Dia tersenyum padaku “ sampai bertemu besok vica J” ucapnya padaku sebelum dia memakai helm nya lagi. Aku tersenyum puas “gomapta lee jinki oppa” ucap ku sambil mencondongkan sedikit tubuh ku ke wajah nya, dan seketika mengecup pipi kanan nya . dia terkejut dengan apa yang ku lakukan barusan, wajah nya memerah menahan malu “oh.. umm.. masuklah, kau pasti lelah karena tadi pagi harus mengejar bus sekolah” ucapnya datar ,

dari nada bicaranya seperti sedang menahan malu

Aku khendak membalikkan badan “oh umm, sebelum masuk. aku ingin tanya padamu jinki oppa, umm apakah kau tahu besok hari apa?” tanya ku ragu . dia terlihat bingung

“ ya hari sabtulah vica! Bahkan kau lupa dengan hari! Sudahlah itu tandanya kau lelah. Cepatlah masuk dan istirahat” ucap nya panjang lebar. Jawaban nya memang panjang lebar, tapi tidak memuaskan ku . kenapa? Ya iya saja belum memuaskan. Orang jinki oppa belum tepat menjawab pertanyaan ku

Aku tersenyum kecut “ cishh aku juga tahu besok hari sabtu,bahkan anak bayi pun tahu besok hari sabtu” ucap ku sambil memutar kepala, kepala ku terasa ingin patah  “yang lebih spesifik lagi oppa” lanjut ku dengan nada berharap, ya benar berharap jinki oppa tahu apa maksudku

“ lebih spesifik?” Tanya nya sambil berfikir, lalu “Oh hari ulang tahun mu?” lanjutnya

Alisku bertaut “YAA! OPPA, KAU SUNGGUH KETERLALUAN!” teriakku histeris melihat namjachingu ku yang sungguh polos ini!

Dia bingung “vica~ya? Aku memang serius tidak tahu apa maksudmu!”

Aku menghela napas “oppa!  Bahkan ulangtahun ku pun kau tidak tahu? Ulang tahun ku 2 bulan lagi oppa! Itu pun kau tidak tahu? Huhhh jinjja” polos- polos- sangat polos, lee jinki oppa- ku ini. Cishh, aku harus bagaimana memperlakukan nya. Rasanya ingin menjenggut rambut nya, sungguh membuatku geregetan !

“ Anniversary kita pun kau tidak tahu oppa?” Tanya ku gereget

“Anniversary?”

“iya Anniversary!”

“maksudmu besok itu—“

“hari ‘anniversary’ kita oppa!” ucap ku kesal dengan nada penekanan di kata ‘anniversary’

“benarkah? ohhh mian , sungguh aku memang tidak tahu vica~ya”

“ sudahlah oppa! aku ingin masuk. Sampai jumpa!” ucap ku datar, oh tidak lebih tepatnya sangat datar

Aku membalikkan badan ku khendak berlalu dari hadapan nya “kau tidak ingin kencan?” Tanya nya sebelum aku membuka pintu gerbang “umm.. baiklah kalau kau tidak ingin, aku akan pulang..sampai be—“

“OPPA!” teriakku seketika ,sebelum dia menstater motor ninja nya

“moh?” ucap nya sambil menghentikkan motor nya

“aku ingin… bilang umm bilang bahwa, ak-aku ingin ..ingin‘KENCAN’ dengan mu” ucap ku dengan nada yang semakin merendah

“MWO?” teriak nya, mungkin dia tidak mendengar apa yang aku katakan. Karna memang jarak aku dan dia sedikit  jauh, ditambah suara ku yang makin merendah tadi.

“ aku ingin KENCAN dengan mu jinki oppa” ulangku dengan nada sedikit lebih tinggi dari sebelumnya

“benarkah? Baiklah aku akan menjemputmu jam..”

“ tujuh!”

“baiklah jam tujuh aku akan menjemputmu, pakai pakaian yang bagus, dan riaslah wajahmu sedikit ” ucap nya sambil mendekatiku

“aku tidak ingin‘menunggu’ 20 menit lagi”

“tidak akan! Aku akan tepat waktu” ucap nya dengan anggukan mantap

“baiklah ku tunggu kau besok ! sampai nanti”

~~~o0o~~~

 

Aku membuka pintu “aku pulang” teriakku. Tidak jawaban “aku pulang” teriakku sekali lagi. Masih tidak ada jawaban. “kemana orang orang?” gerutu ku kecil

Aku tidak mempermasalahkan hal itu, aku naik ke lantai atas, ke kamarku, ya tentu saja kamarku. Aku khendak membuka pintunya, tetapi tiba tiba seseorang memegang tangan ku kasar, aku membalikkan badan  “Annyeong?” ucap nya sambil melambaikan tangan nya padaku. MWO? seorang namja kecil? Namja kecil yang mungkin umurnya sekitar 3 tahunnan ! tetapi, mengapa ada namja kecil dirumah ku?

Aku membungkukkan badan ku hingga tinggi ku bersejajar dengan tingginya “YAA! namja kecil? Sedang apa kau dirumahku?” Tanya ku sambil menjitak kepala mungil nya itu

Dia merinntih kesakitan “noona? Kau membuatku sakit !” ucapnya sambil meringis

Aku tersenyum nakal “mianhe ! tapi siapa kau? mengapa kau bisa ada di sini?” Tanyaku masih dalam keadaan membungkuk

“aku chen” ucap nya sambil mengulurkan tangan nya padaku

“chen?”

“ne”

“ Hahhahaahah chen? Nama yang lucu! chen chen chen bwahahahah”

“tidak lucu!” teriak nya kasar

“ bwahahahaah menurutku itu menggelikan , chen? Yahahahahah chen?”

“STOP!” teriaknya

“YAA!! mengapa kau membuat keributan di rumahku?” teriakku tak mau kalah

“minggirlah, aku ingin masuk !” ucap nya sambil memolos dari kaki ku. Sekecil itukah dirinya? Hahah iya benar dia memang mungil. Tanpa ku sadari dia sudah tidak ada di sekitarku lagi.

Aku membuka pintu kamar dan ….. jeng jeng jeng ………. Kamarku penuh dengan CAT air ! oh tuhan, ini luar biasa, ya sangat luar biasa . oh ingat , mereka bukan pelukis yang handal loh ! aku ulang sekali lagi MEREKA BUKAN PELUKIS YANG HANDAL ! mereka sudah menghancurkan kamar ku dengan tumpahan cat air dimana mana ! oh meja rias ku penuh dengan cat air. Yang paling aku jengkelkan adalah wallpaper kamarku bukan lagi gambar polkadot , tetapi sekarang menjadi gambar monster abstrak !

“KYAAAAAA EOMMA !!!” teriakku histeris

Aku berlari ke kamar eomma ku, ku buka pintu kamarnya. Yah itu luar biasa, apa yang sedang dilakukan nya?  kau ingin tahu? Baiklah akan ku beritahu! eomma ku sedang bermasker ria dengan dongsaeng dongsaeng ku. Mereka bermasker ria disaat namja namja kecil itu menghancurkan kamarku? Disaat seperti ini mereka enak enak ,santai santai?
“APA YANG DILAKUKAN KALIAN SEHARIAN???” teriak ku histeris. Seketika itu mereka menutup telinga, mentimun berjatuhan dimana mana, tisu berserakan tak beraturan.

“kau sudah pulang vica?” Tanya eomma ku santai

“eomma! Bisakah kau menjadi ibu yang baik untuk ku?”

“apa maksudmu?” Tanya eomma ku sambil melepas mentimun yang ada di matanya

“apa yang kalian lakukan seharian? Hah?” Tanya ku setengah berteriak

“eomma dan adik adik mu hanya bermaskeran saja, memang nya ada apa?” ucap eomma ku dengan nada santai

“eomma!! Apakah kau tidak tahu ada namja kecil dirumah ini?” tanyaku sambil memijat kepala yang memang pusing setelah melihat kamar ku hancur lebur dengan cat air dimana mana

“ohh! Apakah kau tidak tahu mereka?”

“eomma ! kuharap kau tidak sedang bercanda dengan ku !”

“keponakan pun kau tidak tahu?” Tanya eomma ku dengan  alis terangkat

“ MOH? Keponakan? Apa yang eomma katakan? Aku tidak pernah punya keponakan!” ucap ku kasar, tidak pernah aku sekasar ini dengan eomma, baru kali ini aku berkata kasar dengan nya.

“yang berambut hitam nama nya chen dan satu lagi berambut ikal namanya il woo , mereka itu anak dari oppa mu kyuhyun. Apa kau lupa dia sudah menikah di jepang?” Tanya eomma ku sambil terus memasang mentimun di wajahnya.

“ MOH?oppa? ada disini?” Tanya ku dengan nada tak percaya

“dia sedang menjemput istrinya di bandara. Jadi anak anak itu eomma suruh main di kamarmu saja”

“Eomma! Eomma! Eomma!”

“YAA.. eomma mu tidak tuli vica, mengapa kau memanggil eomma mu berkali kali?”

Aku menggeleng gelengkan kepala “mereka sudah ‘menghancurkan’ kamarku eomma!” ucap ku dengan nada penekanan di kata me-ng-han-cur-kan

“biarkan lah mereka sedang bermain vica, kau nanti hanya butuh membereskan nya kan?”

Aku menggigit bibirku menahan tangis, bagaimana tidak ingin menangis jika ada orang yang menghancurkan kamarmu, dan lebih parah nya itu adalah keponakan mu? “mereka sudah mencabuti wallpaper kamarku eomma! apakah eomma tahu mereka menggantinya dengan apa?” Tanya ku

“tentu saja eomma tidak tahu”

“dengan lukisan abstrak mereka. Eomma! mereka bukan pelukis handal! Kamarku hancur eomma ! HUAAAAAH”

Aku berlari menuju kamarku dan masih melihat keponakan keponakan ku, apa? Keponakan? Itu gila! Sangat gila!

“KELUAR DARI KAMARKU” teriak ku histeris tepat diwajah mereka berdua.

Seketika mereka menangis , ya mereka berdua keponakan ku! Ohh cukup memanggil mereka dengan sebutan ‘keponakan’  “aishh merepotkan sekali”

Seorang yeoja muncul dari pintu kamar ku, wajahnya sangat asing. Seperti orang jepang, siapa dia?

“mama”

“ohh chen, il woo? Mama kangen dengan kalian” ucap yeoja itu dengan bahasa jepang. Mungkin ! kurasa aku tahu sedikit apa yang dia katakan dia bilang ‘dia rindu dengan kedua anak kecil ini’

Mama? Hey? Ada apa dengan yeoja ini? Mengapa  anak anak ini memanggil nya dengan sebutan mama? Lalu? Berarti dia ini tante ku?

“ohh apakah kamu Victoria?” ucap nya dalam bahasa korea

“Apakah kau istri oppa kyuhyun?” Tanya ku hati hati

“ne, kau Victoria bukan? Perkenalkan aku keiko istri kakak mu” ucap nya sambil menjabat tangan ku

Aku tersenyum datar. Anak nya sudah menghancurkan kamar ku , tentu saja aku kesal juga dengan orang tua nya yang benar benar tidak bisa menjaga anak nya “mereka sudah menghancurkan kamarku!” ucap ku sinis

Hey? Victoria? Tidak seharusnya kau berbicara seperti itu

“ne?”

“maaf eonni anda jangan berpura pura tidak tahu apa apa! Ini kamarku! Jadi aku berhak marah dengan orang yang sudah menghancurkan kamar ku! Termasuk anak –anak mu ini” lanjutku dengan nada yang tak kalah sinis nya

“ka..kau? baiklah aku meminta maaf atas kesalahan anak anak ku ini. Sangat sangat minta maaf” ucap nya dengan aksen jepang tapi ,yang dia katakan tadi bahasa korea! mendengar nya Sungguh membuat ku geli.

Aku hanya membalas nya dengan senyuman ala kadar nya. Anak-anak nya sudah menghancurkan kamaraku gitu lohh!

~~~~o0o~~~~

Aku menggeliatkan tubuh yang terasa kaku di ranjang. Aku merasa mataku berat dan sulit dibuka, kepala ku pusing seperti ditimpa beban berat. Aku berusaha bangun dari ranjangku. tetapi aku  jatuh, dan jatuhnya itu menimbulkan suara yang sedikit keras. “uhh.. ayolah kau kenapa victoria? Hari ini kau harus sekolah Kau harus bisa. Kau kuat!” gerutuku pada diri sendiri. Ya memang benar, hari ini Victoria akan pergi ke sekolah seperti biasa.

Aku bangkit dari lantai dan segera meraih handuk yang tergantung di sebelah lemari,aku sedikit berlari kecil kearah kamar mandi dan mentutupnya dengan kasar. Aku menyiram seluruh tubuhku dengan air hangat , rasanya seperti dipijat tukang pijat handal. Enak sekali rasanya, semua organ tubuh yang sedari tadi tegang kini semakin relaks dengan disirami air hangat.

“eonni? Kau sudah selesai? Aku sudah terlambat”

“ahh sebentar sedang gosok gigi, kamar mandi lain saja”

“dipakai eomma! cepatlah eonni”

“aku masih lama, na-na-na-na-na”

“bisakah kau diam? Dan cepatlah. Please hurry”

Aku membuka pintu kamar mandi dan mendapatkan suli yang sedang menatap ku dengan tatapan membunuh. “kau ingin pergi ke sekolah atau ke pesta? EONNI?” ucap nya sambil membuka pintu kamar mandi dengan kasar. “kau sedang berbicara dengan ku?” ucap ku dengan tatapan sinis “TIDAK, kurasa aku sedang berbicara dengan tembok”

Pintu kamar mandi tertutup , dan itu menimbulkan bunyi yang sangat keras.

“KAU GILA? Jika kau marah dengan ku katakan, mengapa pintu yang menjadi korban kemarahan mu?”

 

“bisakah kau DIAM?” teriaknya dari dalam

~~~~~o0o~~~~~

“sarapan siap!! Suli, yuri turun dan cepatlah kalian akan terlambat” teriak eomma dari ruang makan.

Aku duduk di kursi dekat eomma yang sedang menuangkan sereal ke atas mangkuk berisi susu.

“Victoria? Kau tidak seharusnya berbicara kasar dengan adikmu”

“eomma! listen please. Aku sama sekali tidak berbicara kasar dengan nya. Sedikit pun. kebalikan nya, dia yang berbicara kasar ke aku. Aku siapa eomma?”

“eonni nya!”

“bagus, aku lebih tua darinya. Apakah kau tidak berfikir tidak seharusnya dia berbicara seperti itu pada ku”

“tentu saja”

“sudahlah aku membencinya”

“kau membenci adikmu?”

“tidak aku tidak mengatakan itu. Tidak sama sekali”

Aku mengambil sendok dan mangkuk yang diberikan eomma dengan cepat dan langsung melahap apa yang ada didalam nya.

“eomma, kau mengantarkan kami?” Ucap yuri dan suli yang sedang menuruni anak tangga. “tidak, kalian berangkat dengan kyuhyun”

“dan juga 2 anak ceroboh nya itu?” sela suli dengan cepat setelah duduk di samping yuri dan siap melahap sarapan nya.

“tentu, baiklah sudah selesai semua. kalian harus pergi sekolah. Semoga hari ini menyenangkan”

“EOMMA!” ucap ku setengah berteriak

“wae?”

“lisent me, mereka sudah menghancurkan kamarku dan mereka sudah….”

“cukup vica. Dengar, apakah kau tahu seberapa malunya eomma meminta maaf ke kyuhyun atas perkataan mu pada istri nya kemarin?”

“eomma.. kau? Meminta maaf?”

“ya.. tentu, kau pikir eomma tidak akan minta maaf dan diam saja melihat mu bertingkah seenak nya seperti itu? Dia tamu disini! Kau harus menghormatinya. 1 minggu mereka akan tinggal disini. Jadi, eomma mohon pada kalian berperilakulah semestinya. Mengerti?”

“eomma menerima nya menginap disini, setelah anak anak nya menghancurkan kamar ku?”

“eonni? Bicaralah sopan” ucap yuri sambil menggoyang goyangkan tangan ku, aku segera menepisnya

“vica? Kau sudah keterlaluan. Mereka anak kecil! Mereka tidak tahu apa yang mereka lakukan”

“eomma nya? Sudah besar bukan? Harusnya di mencegah bukan nya malah diam saja!” ucap ku dengan mata nanar

“pergilah suli, yuri kalian sudah trelambat. Dan kau juga vica kau sudah terlambat”

“baiklah eomma maafkan eonni yang sudah berbicara kasar dengan mu. Aku berangkat” ucap yuri sambil mencium pipi eomma dengan cepat

“aku berangkat” ucap suli sambil mencium tangan eomma

“kau tidak ingin mengatakan hal yang sama?” bisik suli dengan sinis

“aku berangkat” ucap ku lalu langsung berlari membuka pintu dengan cepat dan menutup nya dengan kasar.

 

~~~~~o0o~~~~~

Aku menatap nanar oppa kyuhyun yang sedang membukakan pintu mobil untuk ku. Selama dia menjadi kakak angkat ku , aku sama sekali tidak pernah menatap nya senanar ini. “vica? Kau tidak masuk? Kita sudah terlambat” ucap nya sambil khendak menarik tangan ku untuk segera naik mobil nya.

“mianhe oppa” ucap ku cepat, lalu segera masuk ke mobil nya tanpa menatap mata nya sedikit pun.

“untuk?” ucap nya sambil tetap memegang bingkai pintu mobil dan melongokkan kepala nya ke dalam. “atas perlakuan ku pada istrimu kemarin” ucap ku pelan

“tidak usah dipikirkan, aku mengerti perasaan mu. Tapi seharusnya aku yang meminta maaf atas kehancuran kamarmu” ucap nya sambil mengacak ngacak rambutku

“oppa! Model rambut seperti ini susah diatur nya”

Kyuhyun tersenyum simpul “baiklah, mian. Kita berangkat” ucap nya sambil menutup pintu mobil dan duduk di kursi kemudi”

Di mobil tidak ada yang berbicara sama sekali, hening! Tanpa ada suara sedikit pun. Dan kyuhyun oppa merusak semua ketenangan itu. “ada yang mau membantuku?”

Aku tersenyum kecut di belakang mobil “apa maksudmu oppa? Kau sungguh membingungkan” ucap ku sambil memencet mencet layar ponsel

Kyuhyun membalikkan kepal nya menghadap belakang “ada yang mau membantku menjadi babysitter?”

Aku menggeleng gelengkan kepala , mengisyaratkan ‘tidak’ “menjaga anak anak mu? Oh tidak aku ada acara yang lebih penting dari menjaga anak anak mu”

“apa itu? Boleh aku tahu?”

“eonni ada acara dengan oppa jinki, yakan eonni? Kalau tidak salah ‘anniversary’ 1th yahh?” ceplos yuri dengan suara keras

Aku terhenyak “YAA!! Mulut mu itu…”

Alis kyuhyun terangkat sedikit “vica? Kau sudah punya kekasih?” Tanya kyuhyun hati hati

“oppa, kau sungguh tidak tahu?” Tanya suli dingin

“kalau seperti itu kau bisa ajak kekasih mu juga untuk menjaga anak anak ku, yaa hitung hitung belajar menjadi ayah” ucap nya datar tanpa ekspresi

“pikiran mu sungguh jauh oppa! Kita hanya berpacaran belum menikah!” ucap ku kasar

“terserah kau, mau ajak dia atau tidak. Aku hanya memintamu menjaga keponakan mu selama 1 hari”

“tidak aku ada acara. Tidak bisa diganggu” ucap ku mantap “yasudah kalau kau memaksa aku akan mengatakan semua nya pada eomma”

“YAAA! Oppa, kau sudah gila? Mmmm oke baiklah aku akan menjaga anak mu, kau puas?” ucap ku sambil menggigit bibir bawah ku

“baiklah deal” ucap nya dengan seyum merekah tersungging di bibir nya

 

~~~~ To Be Continue~~~~

 

Author note’s : maaf yahh kalo kepanjangan. Ini twoshoot tapi kok part 1 nya jadi panjang kaya gini yahh? Aku juga bingung sebenernya ini chaptered atau twoshoot. Ahh okelah itu gapenting , length gapenting menurut ku. Yang penting part 1 nya udh selesai setelah sekian lama nya hanya nangkring di dalam dokumen FF di laptop aku. Udah lama on progress ini FF sebenernya. Tapi karna aku inget kalian, dan eonni nadiaa selaku admin juga nungguin kapan selesai selesai nya. Akhirnya aku bersemangat meyelesaikan FF ini. Ini jujur FF pertama aku yg di publish disini lohh. Aku juga jadi new author tetap di blog ini. Aku mohon bimbingan nya, semoga kalian suka FF ku dan tungguin aja chapter 2 nya yahh. Rencana nya sihh Cuma sampe chapter 2 tapi gatau dehh. Hehhe aku mohon tinggalkan jejak. Hargai aku selaku penulis FF ini. NO PLAGIAT AND NO SILENT READERS . see their readers muachh :*

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s