Love In Seoul (part 5)


 

Love In Seoul (part 5)

AUUU

 

Title: Love in seoul

Author: kialkiol (@kialkiol)

Main Cast :

–  Tiffany  (SNSD)

– Lee jong hyun (CN Blue)

– Yuri  (SNSD )

– Lee jong min (OC)

Other cast :

–       All members SNSD

–       All members CN Blue

Genre: Romance

Length: Chapter

Disclaimer:  it’s originaly FanFication by kialkiol . All members of CNBLUE and SNSD is the other cast, but OK also important here. OC is the main cast.

A/N: Anneyong readers, ini adalah part 5 FF aku J udh lama banget yahh aku gak online jd aku gak bisa kirim ini ke e-mail nya cocoa -_________- tp, tenang aja kok sekarang aku udh online lg jd aku udah bisa kirim FF part 5 nyaaa. Gak janji part 6 nya bakalan cepet di kirim nya yahhh. Soalnya tiba tiba inspirasi aku macet kayak jalan tol kalo lagi ada tabrakan ~_~ aku ga tau knp bisa gini? Ehehh tp tenang ajaaa aku bakalan selesaiin FF aku yang ini kok :O jd don’t worry be happy J oh iya MJB! Blog aku yahh à  http://www.kialkiol.wordpress.com . atau bisa mention aku di @kialkiol  facebook aku nya di Azkia Himayatu Dini ENJOYY READING😀

 

~~~oOo~~~

NO  “PLAGIATOR”

NO  “SILENT READERS”

 

 

AUTHOR’S POV

          Kwon yuri menggeliatkan tubuh nya yang terasa kaku di ranjang nya. ia merasa matanya berat dan sulit dibuka, kepala nya pusing seperti ditimpa beban berat. Ia berusaha bangun dari ranjang nya. tetapi ia jatuh, dan jatuhnya itu menimbulkan suara yang sedikit keras. “uhh.. ayolah kau kenapa kwon yuri? Hari ini kau harus rekaman Kau harus bisa. Kau kuat!” gerutu nya pada diri sendiri. Ya memang benar, hari ini kwon yuri akan pergi ke studio rekaman untuk berduet dengan lee jong hyun, suara mereka memang bagus tetapi agak sedikit kurang ada kecocokan. Suara lee jonghyun halus dan lembut, lee jonghyun bertipe suara mirip seperti Jason mraz penyanyi barat itu, bisa lembut dan bisa berpower seperti yuri. Tapi, jauh sekali dengan kwon yuri yang mempunyai suara berpower, dan sedikit halus.

Kwon yuri bangkit dari lantai dan segera meraih handuk yang tergantung di sebelah lemari, ia sedikit berlari kecil kearah kamar mandi dan mentutupnya dengan kasar. Ia menyiram seluruh tubuh nya dengan air hangat , rasanya seperti dipijat tukang pijat handal. Enak sekali rasanya, semua organ tubuh yang sedari tadi tegang kini semakin relaks dengan disirami air hangat. “Geudeman bomyo soinneun gollyo I sarang huen nan jal moreugessoyo” ia mengalun ngalun kan lagu taeyoon sang leader yang berjudul closer, lagu itu pun  menjadi soundtrack drama nice guy yang terkenal dengan rating tertinggi di korea itu.

Selesai membersihkan seluruh tubuhnya, kwon yuri memakai baju dan segera berlari kearah pintu dan menutup nya dengan kasar pula. Tiffany yang terganggu dengan kelakuan dan keganduhan yang sedari tadi yuri buat pun akhirnya menggerutu “yaaa. Kau gila atau apa hah? Pintu kamar mu bisa rusak jika kau banting banting seperti itu” gerutu nya, tiffany hwang setengah berteriak . yuri masih sibuk dengan apa yang dilakukan nya sekarang, yaitu mengoleskan selai kacang ke atas rotinya “oh mian, aku sedang terlambat, jadi aku membuat keganduhan seperti ini. Mian kalau membuatmu terganggu”
tiffany turun dari tangga kecil di ruang makan, dengan setengah meringis “ohh memang nya kau ingin kemana?” Tanya tiffany sambil mengambil roti di keranjang bambu

“berduet dengan kekasih barumu ! Aku ingin ke studio sekarang” gumam nya sambil sibuk memakan roti isi selai kacang nya itu

Alis tiffany saling bertaut “MOH? Berduet? kekasih baru? Apa maksudmu?” lanjutnya

“bukankah lee jong hyun kekasih barumu? Apakah itu masalah besar?” Tanya yuri dengan menatap tajam mata tiffany, seolah sedang mencari cari keganjilan dengan sikap tiffany yang aneh.

mata tiffany menatap lurus jendela kaca besar yang langsung menghadap ke gedung gedung tinggi  “cishh omong kosong siapa bilang namja menyebalkan itu kekasih ku? mmm… tidak. Tapi, mengapa aku tidak tahu kau ada jadwal rekaman dengan namja itu hari ini ?”

yuri menggeleng gelengkan kepala nya “ memang nya aku harus memberitahui mu dulu? Lagi juga yang manejer ku itu manejer park, bukan nya kau! Untuk apa aku memberitahui mu” gerutu yuri sambil sibuk memakai sepatu jungle merah muda nya “oh iyaa, bolehkah aku meminta bantuan mu eonni? Sekali saja! Bolehkan? ” lanjut yuri dengan wajah serius

Tiffany tersenyum simpul, ia senang jika dipanggil eonni oleh dongsaeng nya yang satu ini, sebab dongsaeng nya yang satu ini jarang sekali memanggilnya dengan sebutan eonni, bahkan dia pernah bilang bahwa dia malu karna memang umur nya yang sama. Tetapi hanya karna tiffany lebih tua di grup SNSD. “apa itu?” Tanya tiffany

“ tolong beritahu manejer park agar menyusul aku saja, karna jujur aku sudah terlambat” lanjut yuri

“ memang nya janji jam berapa?” gumam tiffany sambil menutup tudung saji keranjang bambu yang berisi roti itu

“jam 8, tapi ini sudah jam 9”

“MOH? Kau keterlaluan, ini sudah sangat terlambat yuri!” gumam tiffany setengah berteriak

“iya aku tahu aku tahu, oleh karna itu kau jangan membuatku terlambat lebih! Jangan mengajakku mengobrol lebih jauh!”

“hah? Siapa yang mengajakmu mengobrol? Cepatlah pergi! Itu juga kalau kau tidak ingin terlambat. Upss aku lupa kau sudah terlambat” gumamam tiffany setengah meledek

“tskk, meledekku ! lihat saja kau nanti, baiklah aku pergi” teriak yuri setelah benar benar pergi dan tak terlihat lagi.

~~~~o0o~~~~

Tiffany hwang membuka pintu kamar soehyoon, ia berniat mengajak nya jalan jalan, karna hari ini ia sedang tidak ada janji dengan siapapun. Tapi, harapan tiffany pupus setelah melihat soehyoon yang masih meringkuk di ranjang nya sambil memeluk guling empuk nya. “aduhh!! Mengapa mereka semua masih tidur?” gerutu tiffany setelah melihat apa yang dilihat nya sekarang.

“EONNI…EONNI” teriak seseorang

“cishh.. sekarang apalagi?” gurau ku sambil beranjak dari kamar itu ke asal suara yang ribut sekali itu

Hyeoyoon, ya tiffany melihah hyeoyoon yang sedang membuka tudung saji, mencari cari makanan. “kau sudah bangun?” gumam tiffany yeoja yang mempunyai suara indah itu sambil mendekati hyeoyoon

“tidak ada makanan?” Tanya hyeoyoon sambil membuka buka lemari es dan mengambil teko kaca yang berisi air dingin dan menuangkan nya di gelas, lalu meminumnya.

Tiffany duduk di kursi makan “ada roti bukan?” Tanya tiffany sambil sibuk memencet mencet tombol lanyar sentuh ponsel nya.

“aku bosan makan roti! Memang nya tidak ada kiriman makanan dari fans?” Tanya hyeoyoon sambil ikut duduk di sebelah tiffany.

“ahhahahah BOSAN? Apakah aku salah dengar? Sudahlah makan saja yang ada!” gumam tiffany sambil tertawa terbahak bahak mendengar gurauan dongsaeng nya

Hyeoyoon melemaskan tubuhnya “kita ke swalayan saja!” gumam hyeoyoon sambil bangkit khendak pergi. Tiffany menghentikan kegiatan memencet mencet ponsel nya “kau ingin masak?” Tanya tiffany setengah berteriak sambil menengok kearah hyeoyoon yang sedang menaiki anak tangga . Hyeoyoon tersenyum datar “ lalu? Kau ingin kelaparan eonni?” Tanya hyeoyoon sebelum benar benar hilang seperti di telan bumi.

 

~~~~o0o~~~~

JONGHYUN’S POV

“ kemana yuri pergi? Manajernya pun tidak datang?” Tanya produser yang akan mempopulerkan lagu duet ku dengan yuri padaku.

Aku cemas bukan main “maaf , saya juga tidak tahu kemana dia pergi! Bolehkan di tunda dulu hingga 5 menit? Pasti dia akan datang setelah 5 menit” gumam ku datar sambil memohon mohon. Yuri memang benar benar keterlaluan. Bagaimana bisa dia membuatku memohon mohon seperti ini demi dia. Tapi, untuk apa aku memohon mohon seperti ini? Demi yeoja itu? Sungguh tidak wajar.

“baiklah saya beri waktu 5 menit lagi, tapi jika dia belum datang juga. Akan saya batalkan rekaman ini” gumam produser yang biasa aku panggil tuan lee itu dengan wajah tegas, sangar sekali wajah nya. Aku saja ngeri melihat nya.

Aku menyengir “terimakasih tuan lee” gumam ku sopan

Tuan nam melirik ku sekilas “telepon saja dia! Jangan sampai hanya karna dia kau tidak jadi rekaman” gumam tuna nam sambil mendekati ku setengah berbisik

Badan  ku lemas rasanya “kalu aku punya nomor nya, sedari tadi aku akan menelepon nya. Kau kan punya tuan nam” gumam ku datar tanpa melirik nya sedikit pun

“sudah kucoba, tetapi tidak diangkat mungkin sedang menyetir” gumam nya sambil merogoh kembali kantong nya dan mengeluarkan ponsel nya. Dan segera mengetik sesuatu. Mungkin sedang mengirim SMS ke yuri.

“sudah 5 menit, aku tidak bisa memberi dispensasi waktu lagi. Karna sekarang aku harus berangkat ke new York. Jam 10 aku trebang ke sana” gumam tuan lee mengagetkan aku dan tuan nam yang sedari tadi mengobrol berbisik bisik.

Tuan nam tersenyum “baiklah, kita juga tidak bisa menahan mu seperti tahanan kepolisian disini tuan lee. Terimakasih atas bantuan nya dan saya mewakili pihak SNSD meminta maaf atas ketidakhadiran nya yuri disini” gumam tuan nam sambil berjabat tangan dengan tuan lee

Tuan lee mengangguk “baiklah sama sama” gumam tuan lee membalas jabatan tangan tuan nam.

“tetapi, bolehkah saya menghubungi mu lagi setelah kau kembali ke korea, untuk rekaman lagi? “ Tanya tuan nam hati hati

“tentu saja, bukankah kita sudah mentandatangani kontrak? Tapi, sebaiknya tidak dengan yuri berduet nya. Saya sudah kecewa dengan sikap nya yang sedikit…”

“tapi, dari pihak SNSD sudah mentandatangani kontark nya. Kita tidak bisa membatalkan nya” gumam tuan nam dengan suara yang semakin merendah

Tuan lee menggeleng gelngkan kepala nya “bukan itu maksud ku, kalian bisa ambil personil lain SNSD yang suara nya lebih menonjol dan dapat menepati janji” lanjut nya datar

Tuan nam mengangguk mantap “baiklah kami usahakan, sekali lagi terimakasih kerja sama nya”

 

 

~~~~o0o~~~~

 

Aku sedikit meringis “aduhh kemana perginya dia?” gerutu ku sambil menginjak nginjak kan kaki ke lantai studio. Iya benar, aku memang sedang menunggu. Menunggu seorang yeoja yang berjanji akan datang jam 8 dan sampai rekaman ini dibatalkan pun belum datang juga.

Seorang yeoja dengan kemeja ungu pendek , celana jins dan sepatu jungle merah muda, tiba tiba muncul dari balik pintu studio. Yeoja itu mendekatiku ,Yeoja itu mengerutkan sedikit kening nya “mengapa hanya ada kau disini?” Tanya yuri dengan wajah bingung

Aku menatap nya dari atas sampai bawah “kau sudah tahu kesalahan mu?” Tanya ku datar .

“Apa maksudmu?” Tanya nya bingung

“baiklah akan ku beritahu kesalahan mu, kesalahan mu adalah sudah terlambat 2 jam! Kau tahu itu kan? ” gumam ku kecut sambil khendak pergi,  tetapi dia menarik baju lengan ku.

“apa maksudmu?” gumam nya polos, tapi menurutku itu sungguh sikap yang terlalu polos.

“ada apa lagi? Kau berharap apa lagi? Kau sudah membuat rekaman ini dibatalkan! Apakah Itu tidak cukup membuatmu senang?” teriak ku kasar

Dia terlihat ketakutan “kau berteriak padaku?” gumam nya tak percaya

Aku meringis “ kau pikir aku tidak bisa marah, Hah? Dalam masalah seperti ini aku bisa saja  marah lebih dari ini, tapi karna kau yeoja. Kalau saja kau namja aku akan menghajar mu sampai kau babak belur” gumam ku tak berperasaan.

Aku berlalu khendak membuka pintu studio, tapi tiba tiba BUK… bahuku seperti dilempar sesuatu, sakit sekali rasanya , akupun meringis menahan sakit. aku langsung menengok kearah yeoja yang ada di belakangku. Aku menatap tajam matanya “apa yang kau lakukan? HAH?” gumam ku cool

“kau namja brengsek!” teriak yuri sambil mendekati ku dan memukul mukul dadaku. Suara isakan tangis nya membuatku merasa bersalah telah bersikap kasar dengan nya.

“YAA!! Mengapa kau nangis? Sudahlah berhenti, nanti kalau ada orang masuk aku dikira menangisi mu” gumam ku sambil memegang bahunya  dan berusaha memberhentikan tangan nya yang masih memukul mukul ku.

“apakah kau tahu aku terlambat kenapa? Apakah kau tahu penderitaan ku?” gumam yuri di tengah tengah isak tangis nya

“sudahlah lepaskan, aku tidak perduli dengan penderitaan mu” gumam ku datar sambil memberhentikan tangan nya yang masih memukul mukul ku dengan paksa.

Yeoja itu menatap ku tajam “apakah kau tahu aku kesini jalan kaki? Apakah kau tahu jarak nya 5 km? dan sampai sini kau malah berteriak kasar padaku? Kau namja brengsek, kau namja yang tidak mengerti perasaan yeoja” gumam yeoja itu setengah berteriak

“apa itu menjadi urusanku?”gumam ku datar

“MOH? kau berkata seperti itu ? kau memang namja brengsek namja gila, namja…”

“lalu? Aku harus seperti apa? Apa salah aku katakana kalau itu bukan urusanku? Kau siapa? Kau pikir aku kekasih mu? Yang akan kasihan melihat mu seperti ini?”

“mobilku tiba tiba mogok di tengah jalan. Dan aku harus mendorongnya sampai bengkel terdekat dari situ. Tapi, menurutku itu sama sekali tidak dekat” gumam nya sambil terus menangis

“mmm sudahlah tidak usah menangis lagi. Baiklah aku minta maaf sudah berkata kasar padamu. Apa itu cukup?”

Mata yeoja itu berbinar binar “ sireo!! Itu sama sekali tidak cukup. Makan!  Kau harus mau mentarktirku makan!” gumam nya bersemangat

“anggap saja perminataan maaf mu karna membentak bentak ku” lanjut nya sambil melipat tangan nya di dada.

“MOH?”

“yasudah kalau kau tidak bersedia mentraktirku, antarkan aku pulang!” gumam nya mantap

“mmm dari pada mentarktirmu, baiklah call aku menerima nya. Akan ku antar kan kau pulang!”

Yeoja itu menerima nya dengan senang hati “gumawo, ternyata kau tidak seburuk seperti yang kupikirkan” gumam nya sambil mengerucutkan mulut nya

“jangan banyak bicara ikuti saja aku, itu juga kalau kau mau ” gumam nya sambil berjalan keluar pintu

“YAA… tunggu lee jong hyun”

 

TIFFANY’S POV

Ku dudukkan tubuh ku diranjang kamar soehyoon, lalu ku goyang goyangkan tubuh nya yang masih meringkuk di ranjang sambil memeluk guling empuk nya itu. “YAAA… bangun bangun soehyoon” teriak ku di telinga nya. Dia terlihat sedikit mengeliat kan tubuh nya yang kaku, lalududuk dengan malas di samping ku “ahh eonni,,, kau ini kenapa? aku masih mengantuk” gumam nya sambil khendak tidur kembali. Tapi segera aku cegah “hey hey kau ini . yeoja tidak boleh bangun siang siang! Ayo cepat bangun” gumam ku sambil menarik tangan nya agar segera bangun dan tidak malas malassan.

“kita akan berjalan jalan ke luar untuk sarapan, kalau kau tidak mau baiklah.. aku akan meninggalkan mu disini sen-di-ri” gumam ku sambil berdiri dari ranjang nya

“oh oh eonni” teriak nya panik sambil meraih tangan ku cepat

“ada apa lagi? Bukankah kau ingin menghabiskan hari mu di tempat tidur? Jadi untuk apa aku mengajakmu lagi!” gumam ku sambil melepaskan tangan nya pelan.

“aku ikut eonni. Aku tidak ingin ditinggalkan di sini sendiri saja, baiklah aku akan bangun yaa ini aku bangun” gumam nya sambil berdiri dari ranjang dan berjalan tergopoh gopoh kearah kamar mandi. Kulihat dia sudah tidak terlihat jadi ku putuskan untuk menunggunya diluar.

 

~~~~o0o~~~~

Kulihat seorang yeoja dengan jumpsuit hijau toska dan wedges hitam membuka pintu drom dan berhambur kearah ku “ohh tiffany? Apakah yuri ada disini?” Tanya nya padaku

“yuri?” gumam ku dengan alis bertaut

“iyaa kau melihat nya?” gumam nya panik sambil menggoyang goyang kan bahu ku

“manejer? Kau yang bersama nya tapi kau tidak tahu dia ada dimana? Itu sungguh aneh menurut ku!” gerutu datar

“dia tidak ada di studio. Dan lee jong hyun pun tidak ada, mereka bilang rekaman nya di batalkan, dan yuri juga tidak ada disini?”

“MOH? Dibatalkan? Hanya karna….”

“tiffany? Kau tahu karna apa? Mengapa rekaman nya dibatakan? Tolong beritahu aku”

“mungkin karna dia terlambat 2 jam manejer” gumam ku hati hati, takut manejer kaget dan jantungan

“apa? Mengapa dia sebodoh itu? HAH?” teriak manejer park sambil menggaruk garuk kepalanya yang tidak gatal.

Aku tersenyum simpul “manejer? Mengapa kau sangat terlihat frustasi?” gumam ku hati hati

Manejer park mendongakkan kepala nya ke atas, dan langsung menatap ku tajam seperti sedang menatap hantu “kau tidak tahu hah? Aku sudah bilang pada manejer cn blue untuk tidak terlambat. Tapi mengapa anak  asuh ku yang malah terlambat? 2 jam pula. Itu sangat  me-ma-lu-kan tiffany” tangis nya frustasi

“itu bukan masalahku” gumam ku santai sambil meraih kursi dan menduduki nya dengan cepat

Manejer terlihat sedang meraih kursi dan segera duduk di sampingku “masalah ku masalah mu juga!” gumam nya dengan telapak tangan di dahi nya

“Wae? waeyo? Mengapa harus ada kata kata seperti itu? Cishh masalah mu masalah ku juga? Sangat tidak masuk akal”

Ponsel ku berdering, kutatap layar nya “yuri?”

Manejer park langsung menatap ku cepat “apa itu yuri? Tiffany?” Tanya nya bersemangat

Aku mengangguk tanpa menatap manejer park, ku tepelkan ponsel ke telinga “yobeseyo?” gumam ku datar

“oh tiffany? Apakah menejer park ada di sana?” Tanya nya di ujung sana

Aku menatap manejer park sebentar “ne? tepat disampingku!” gumam ku datar

“oh syukurlah, aku ingin berbicara dengan nya sebentar, bisakah kau memberi ponsel mu padanya?”

“tentu!”

Sesegera mungkin aku memberikan ponsel ku pada manejer park, “dia ingin berbicara denganmu” gumam ku sambil berdiri khendak pergi

Manejer park tak berkata apapun dan langsung meraih ponsel yang ada di tangan ku dengan sigap “yobeseyo? Yuri? Yaaa mengapa kau membatalkan rekaman nya? Apakah kau tidak tahu aku berharap lebih dari rekaman itu? Kau membuat nya hancur! Bagaimana kau bias dating setelat itu? Kau sudah tidak waras yaa!”

~~~o0o~~~

Yuri tersentak sambil menatap ponsel nya dengan bingung, baru saja ia ingin berbicara baik baik, manejer park sudah menyemprot nya dengan kata kata dan omelan omelan yang terdengar pengang di telinga nya. “manejer? Bisakah kau kecilkan sedikit volume suara mu itu? Aku pengang mendengar nya!” gumam nya datar

“yaaa! Bisa bisa nya kau berkata seperti itu setelah apa yang kau lakukan padaku?” teriak manejer park  lagi di ujung telepon

“mianhe, aku tahu sangat kesalahan ku manejer. Jadi tolong beri aku kesempatan berbicara dulu. Lalu kau boleh memarahiku dan memaki maki aku!”

Seketika lee jong hyun yang ada di samping nya langsung menatap yuri dengan tatapan ‘membunuh’ “tskk! Kau yeoja tak tahu diri!” gerutu nya dengan suara kecil

Yuri yang mendengar nya pun langsung menatap mata lee jong hyun nanar “apa kau bilang? Tak tahu diri? kalau aku tak tahu diri, lau kau apa? HAH?” gumam yuri sambil tetap memegang ponsel nya yang masih menempel di telinga nya

“MOH? kau berkata apa yuri? Kau sedang berbicara apa?”  Tanya manejer di ujung sana

Yuri yang menyadari ponsel nya masih terhubung ke manejer park pun langsung berkata “oh mian aku sedang berbicara dengan teman ku tadi! Lanjutkan manejer. tadi kita sampai dimana?”

Yuri terlihat mendesah pendek “aishh.. manejer kau masih ada disana?” gumamnya sambil sesekali melihat layar ponsel nya, memastikan panggilan belum terputus.

Lee jong hyun tetap memperhatikan jalanan dan memegang stir mobil, tapi wajah nya menampakkan ekspresi terpaksa sedari yuri meminta nya mengantarnya sampai drom “drom mu kemana lagi?” gumam jonghyun sambil menengok kea rah yuri yang masih diam sambil memperhatikan layar ponsel nya yang meredup “drom mu belok mana lagi yuri~ssi?” teriak jonghyun tepat di telinga yuri

Yuri tersentak “YAA!! Kau sudah gila? Aku tidak tuli lee jong hyun~ssi!! “ teriak yuri tak mau kalah . jong hyun memutar kepala nya 180° “kalau kau tahu mengapa sedari tadi tidak menjawab?”

Ekspresi wajah yuri tiba tiba berubah “kalau seperti itu turunkan aku disini saja lee jong hyun~ssi!” gumam yuri marah

Tanpa mereka sadari ada seorang laki-laki paruh baya mengenakan topi hitam,dan kacamata hitam yang sedang memperhatikan mereka dari jarak yang cukup jauh.

 

~~TO BE CONTINUE~~

 

Author’s note :  mianhe :O itu yang mau aku ucapin ke kalian. Karna udah lama ga online jadi ga bisa di publish di cocoa. Yang merasa nungguin FF aku yang ini maaf yahh kalo lama banget. Mungkin udah 1 bulan lebih yahh? aku juga gak ngitungin sih. Tapi karna minggu kemaren aku UKK jadi emang harus di pending nulis FF nya. Sekarang baru selesai part 5 setelah sekian lama nya. Mianheyo J jangan lupa di coment yahh. GUMAWO J

Mohon tinggalkan jejak …..

 

7 pemikiran pada “Love In Seoul (part 5)

  1. Thor sumpah, lama banget aku nungguin ni ff-_- akhirnya di post juga..
    Moga jonghyun sama tiffany ya thor, jan sama yuri yayayaya, hadeuh-_- aku berharap banget loh thor *gada yg nanya* #plakk
    Thor part selanjutnya jan lama2 ya thor, ntar aku lumutan lagi nungguinnya(?) Wkwk
    Hwaiting thor!

    1. Eh, ini mah bukan comment, wkwk, ffnya bagus thor, feelnya dapet banget>< greget greget/? Wkwk penasaran jonghyun oppa sama siapa/? Aokaok lanjut ya thor^^ aku akan nungguin terus sampe tiffany dan jonghyun jadian(?) #abaikan wkwk
      Hwaiting thor^^

  2. wahhh…. kayaknya bakal lama lagi dehh🙂 aku mau pending FF dulu selama kelas 3 SMP ini /digaplok/:D soalnya aku mau fokus ke UN… kamu ga tauu yahh UN yuhh katanya susuah. jd harus bener bener. makanya aku mau pending FF dulu sementara. kira kira 1 thn lebihh lahh. maaf yahh /ditempeleng/ sekali lagi maaf…
    nungguin aja yahh. tapi aku harap jngn ampe lumutan😀 hahahah MIANHE :*
    jong hyun tuhh bakalan jadi nyaaa sama …………………..
    enggaa ahh ga usah kasi tau dehh biar feel nya dapet kamu baca nya😀
    Makasih Hwatiing nya :*
    HWATIING BUAT UN !!! ^_^

    1. Yahh,,😦
      Yaudah gpp deh thor.. Yg penting 1 tahun ke depan di lanjutin yakk^^
      Aku baru kelas 8 jadi belum UN, wkwk^^
      Hwaiting for UN thor^^ author harus Bisa yaakk^^
      Moga aku ga lumutan ya thor-_- doain yakk.. Wkwkwk, aku berusaha lah, buat ga lumutan/? xD

      Yah ga di kasi tauu-_- yaudah gpp deh.. Yg penting di lanjutin yaaa.. Aku tunggu tahun depan lohh… *gada yg nanya #plakk

      Ne^^ HWAITING for UN thor^^ moga nilainya memuaskannn^^

    1. Yayayaya’-‘)b HWAITING Buat AUTHOR yang Mau UN dan Aku yg menunggu author naik kelas 1 SMA /?(ง’̀⌣’́)ง
      Kkkk~
      Ntar kalo ga lumutan paling jamuran thor/? Wkwk xD

      Oke oke skali lagi Hwaiting yah thorr^^😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s