Love in Seoul (part 3)


Love in Seoul ( part 3 )

Gambar

Author: kialkiol

Title: Love in seoul

Main Cast :   

–  Tiffany  (SNSD)

– Lee jong hyun (CN Blue)

– Yuri  (SNSD )

– Lee jong min (OC)

Other cast :

–      All members SNSD

–      All members CN Blue

Genre: Romance, AU

Length: Chapter

Disclaimer:  All members of CNBLUE and SNSD is the other cast, but OK also important here. OC is the main cast.

A/N: Anneyong readers, ini cerita pertama  yang aku tulis di FF sekaligus author baru di sini. Kalau ada kesamaan tokoh, plot dll itu benar-benar murni suatu kebetulan. Semoga aja readers suka dengan cerita ini ya. Dan kunjungi juga blog aku http://www.azkia_himayatu.blogspot.com . atau bisa mention aku di @kialkiol  facebook aku nya di Azkia Himayatu Dini Oke, selamat membaca:D

 

~~~oOo~~~

 

I HATE YOU “PLAGIATOR”

AND

I HATE YOU “SILENT READERS”

 

TIFFANY’S POV

    “coffe mocha satu, dan brownise panggang coklat satu” gumam nya, yuri kwon dengan nada sedikit tak sabar “yaaa… fanny~ya? Kau ingin bengong saja di situ? Kau ingin memesan apa?” bentakkan yuri membuat ku terkejut

“ohh.. ummm , ice macchiato satu , mochi kacang merah satu” gumam ku datar, membuat yeoja di sebelah ku mengerutan kening nya sedikit samar melihat tingkah ku yang mungkin tak seperti biasanya.

Yuri tersenyum menerawang “disana” gumam nya sambil menunjuk meja di dekat jendela kaca besar kedai coffe itu. Aku mengikuti nya berjalan kearah meja dekat jendela kaca besar itu. Setelah duduk,pelayan menghampiri kami . memberikan nampan berisi pesanan tadi.

“aku ingin tahu apa yang terjadi kemarin !” suara yuri terdengar lagi membuat ku berhenti melihat lihat jalanan kota seoul dari jendela besar yang ada di samping kursi ku. Aku tersenyum manis “yaaaa..kau dongsaeng yang paling ingin tahu”

Yeoja itu menyipitkan sebelah mata nya “sudah ku bilang aku bukan dongsaeng mu.” Bentak nya ta suka dengan perkataan terahir ku  “Kau bersikap norak,bahkan kita seumuran”

Aku menarik garis di bibir ku sempurna membentuk sebuah senyuman manis dan menggoda “aku ingin memanggilmu dongsaeng atau tidak itu hak ku, aku mempunyai hak asasi manusia. Kau tidak bisa melarang ku yuri~ah” gumam ku dengan cengiran lebar

“sudah aku tidak ingin bercanda dengan mu any~ya” gumam nya sinis

“yaaa…kau seperti anak kecil. Marah pada ku?”

“aku hanya ingin tahu apa yang terjadi kemarin”

Aku tersenyum kecut “sudahlah tidak usah di ingat ingat lagi ,hmm..itu hanya sebuah … ahhh mungkin kebetulan saja” gumam ku datar

“baiklah, kurasa kebetulan  yang bisa membuat sklandal selebriti fanny~ya. Kau mau itu terjadi?”

“ya…. MWO? Apa yang kau katakan? Omong kosong”

“itu bukan omong kosong” gumam yuri dengan menggelengkan kepala nya kekanan ke kiri

Aku tersenyum kecut sambil melihat lihat jalanan di bawah sana, kota seoul sudah mau menunjukkan aktivitas nya“aku yakin itu tidak akan terjadi, skandal selebriti?. Tidak akan pernah ku biarkan itu terjadi lagi padakku”

“jaminan nya apa? Aku yakin akan menjadi skandal” gumam nya yuri kwon sambil membukaflap ponsel nya

“reality show itu akan menjadi jaminan nya” gumam ku sambil menyeruput ice macciatho ku hingga seperempat gelas

“hahhahaah… terserah kau saja tiffany~ssi”

“aku yakin tidak akan terjadi.” gumam ku sambil bangkit dari bangku kedai coffe dan khendak beranjak pergi meninggalkan yuri

“yaaa…. Kau mau kemana?” teriak yuri setelah aku sudah benar benar meninggalkan nya

**********

Aku menyusuri trotoar jalanan kota seoul, sekitar lima menit kemudian  aku berhenti di depan pertokoan Myeongdong,dekat sekali dengan namsan tower. Liburan 18 jam sungguh menyenangkan kalau tidak diganggu dengan dongsaeng dongsaeng ku yang lain. Aku melangkahkan kaki menuju namsan tower, dimana tempat itu tempat terakhir dongsaeng kesayangan ku kang ji yoon meminta ku hal yang belum aku terima hingga sekarang bahagia dengan seorang namja. Itulah yang diminta dongsaeng ku, tapi hingga sekarang aku belum bahagia karena kehadiran seorang namja. Aku sudah cukup bahagia deagan karier ku dan popularitas ku sekarang. Dengan ada eomma dan appa di sisiku, walaupun mereka tidak di seoul tapi mereka tetap berada di sisiku. Karena, mereka belum meninggalkan ku. Seperti,ji yoon meninggalkan ku. Ponsel ku berbunyi

“yobeseyo?” suara ku lirih

“ohh… kau jawab juga telepon mu! Yaaa.. kau sedang ada di mana? Kau sudah lihat berita?” gumam  yeoja di ujung sana

Kerut di dahi ku terlihat samar “manajer park? Ohh apa maksudmu? Aku baru saja jalan jalan dengan yuri. Tapi, aku meninggalkan nya . karena kupikir aku harus berjalan jalan sendiri, aku sedang menuju namsan tower untuk menghilangkan penat. Memang nya ada apa?” gumam ku datar

“eottoke? Yaaa…..,kantor manejement cepatlah kau ke sini . ple ple” teriak yeoja di ujung sana denagn nada panik

“MWO? Apa ada masalah?” Tanya ku panik

“aishhh.. masalah nya tidak bisa di bicarakan lewat telepon. Ple ple.. member SNSD semua nya disini. Termasuk yuri, ahh pokok nya kau kesini saja yah. Kau bawa mobil kan?”

“tentu selalu aku membawa mobil, manejer tunggu disana aku akan segera meluncur” teriak ku

Ponsel ku masukkan ke dalam tas tangan ku dan aku segera berlari menuju parkir mobil untuk mengambil mobil ku. Manejer park baru saja menelepon. Masalah apa yang sedang terjadi? Aishhh santai saja tidak bisa

**********

          “ada masalah apa?” tanyaku setelah sampai di kantor management SNSD.  “eonni kau belum melihat nya?” Tanya dogsaeng ku hyoyeon.“ aku saja baru saja sampai , tentu saja aku tidak tahu” gumam ku melihat sekeliling, yuri sudah ada di sini? Mungkin dia juga di panggil oleh manejer park atau, memang dia sudah sampai sedari tadi dari bar coffe?. Mataku berhenti pada seorang yeoja tinggi karena sepatu jangle yang menghiasi kaki putih nya. Pakaian yang santai. Tapi, terlihat casual karena baju yang dikenakan nya baju lengan panjang tipis dan celana jins. “oh, manejer park apa yang ingin  kau bicarakan? Apa ada masalah?” Tanya ku cemas, karena sedari tadi dongsaeng ku yang lain juga terlihat cemas dan panik. “ohh syukurlah tiffany kau sudah sampai. Kau benar benar belum melihat?” Tanya yeoja itu dengan alis diangkat

“ manejer jangan membuatku tambah bingung! Melihat ekspresi yang lain saja aku sudah bingung . kau membuat ku tambah bingung lagi” gumam ku tak sabar

Yeoja itu mengambil iPad dari sofa cream yang ada di sebelahku. “ini lihatlah, lihat berita ini” gumam nya sambil memberikan iPad dan menunjukkan nya padaku.

“ TIFFANY SNSD DAN LEE JONGHYUN CN BLUE BERSAMA, MWO? Apa ini? Siapa yang membuat artikel ini?” Tanya ku kaget

“eonni? Gwenchana?” gumam hyoyeon . aku mengangguk , “eottoke? Ahh eottoke tiffany~ah? Artikel ini sudah menyebar luas di internet dan jejaring sosial. Ahh eottoke?” komentar manejer park mataku menatap iPad yang ada di tangan ku, menerawang, berpikir apa yang harus aku lakukan . tiba tiba timbul ide di otakku “ aku akan menghapus nya. Ahh benar, aku akan minta bantuan oppa kim. Oppa kim adalah seorang yang biasa bekerja menghapus hapus kan situs situs skandal seperti itu kan? pasti dia bisa, Manejer kau tenang saja. Ini tidak akan berlanjut.” Gumam ku dengan anggukkan mantap. “ kau mau berbuat apa? Kim juga tidak bisa membantu.situs itu di protect oleh penulis artikel itu. Jadi tidak bisa di hapus!” gumam manejer park pasrah. “MWO? Bahkan orang yang tak bertanggung jawab itu memprotect nya? Oh jinjja? Ahhhh EOTTOKE?” teriakku histeris

“yaaa…. Fanny~ya, mengapa kau berteriak seperti itu? Apa kau pikir berteriak saja akan menyelesaikkan masalah ini?, kalau itu bisa. Sedari tadi aku juga akan berteriak.” Komentar manejer park dengan suara yang semakin mengecil. “lalu? Apa yang akan kita lakukan? Manejer park apa yang harus kita lakukan?” Tanya taeyon sang leader SNSD yang terlihat pusing juga sama seperti ku. Mereka semua pusing, apalagi aku yang terkait dalam masalah ini? Huh jinjja. “ahh eonni, manejer. Bagaimana kita adakan konversi pers saja. Untuk memperjelas masalah ini” usul yuri, ahh benar yuri benar . konversi pers, itu bisa dilakukan untuk memperjelas masalah ini. Huhhhh !!!. “ahh bisa, yuri bisa. Usul yuri bisa dipakai untuk sementara ini” gumam ku bersemangat, setelah mendengar usul yuri. Seperti mendengar solusi masalah ini. “baiklah, besok kita akan mengadakan konversi pers” gumam manejer park tak bersemangat. Mungkin, menurutnya itu ide yang standar. Tapi, menurutku , menurut yeoja yang terkait dalam skandal ini, itu adalah ide yang sangat bagus. Yahhh walaupun ide itu hanya bisa meredakkan skandal ini.lumayan , daripada bertambah heboh.

 

 

JONGHYUN’S POV

          “ TIFFANY SNSD DAN LEE JONGHYUN CN BLUE BERSAMA, MWO? Apa ini? Siapa yang membuat artikel ini?” Tanya ku kaget setelah melihat artikel kecil di Koran pagi ini. Baru saja mau menyendok sesuap sup panas. Ada saja halangan nya. Ini lah itu lah. “Ohhhh jinjja. Sekarang apa ini? Artikel gila, siapa yang memuat nya di Koran seperti ini? Pasti orang yang memuat nya orang gila. Sama seperti artikel nya. Semua nya gila. Mungkin hanya bercanda” pikir ku dalam hati. Baru ingin menyuap sesendok sup aku melihat dari kejauhan jendela ruang makan. Seperti segerombol orang yang berlari kearah aparterment kami.

Tiba-tiba ponselku berdering. Aku menekan tombol answer. “yobeseyo?” gumam ku masih menatap bingung segerombolan orang yang masih berlari itu. “yaaaaa. Lee jonghyun? Kau dimana?” Tanya suara diujung sana.“ tuan nam” pikir ku “kau ada di drom?” tanya tuan nam, kedengaran nya suara nya begitu panik. “ne, aku sedang sarapan? Ada apa kau menelepon ku?. Baru ingin  makan, kau mengganggu saja.” Gumam ku dingin. “ kau lihat keluar sekarang!!!. Ada banyak wartawan. Aku sedang ada di luar gerbang drom mencegah wartawan masuk. Kau malahan makan. Cepat bantu mencegah. Jangan sampai mereka masuk drom dan bertemu dengan mu.” Teriak tuan nam dengan suara serak. “oh ne, aku melihat mereka berlari kearah drom, sekarang aku sedang menontonnya” gumam ku santai . “MWO? Kau malah menonton nya?yaaa… itu bukan tontonan. Kau kadang kadang suka bodoh, padahal IQ mu 200. Uhh jinjja…sudahlah. Cepat cegah jangan menonton lagi.” Teriak tuan nam lebih kencang dari sebelum nya.“ne aku akan mencegah nya. Memang ada masalah apa?” Tanya ku dengan suara lebih santai dari sebelum nya. “kau belum mengetahui nya? Ahh benar, suara mu saja santai seperti itu. Kau pasti belum mengetahui nya” gumam nya ,tuan nam datar. “yahh perkiraan mu benar tuan” gumam ku , “kau dan tiffany sedang di incar sebagai bahan gossip!! Kau benar benar tidak tahu? Ohh jinjja. Sudah sekarang tugas mu mencegah. Kau katakkan saja pada mereka bahwa kau tidak pernah dengan tiffany, itu semua tidak benar. Araesso? Aku menutup telepon duluan. MENCEGAH BUKAN MENONTON kau dengar tidak?” jawab nya, tuan nam. Ternyata aku sedang menjadi bahan gosip. Ahh benar ini benar benar menarik. Tapi,… tadi dia bilang dengan siapa? Tiffany? Oh tiffany SNSD? Mengapa harus dia? Oh benar, kemarin di relity show ada kejadian yang berhuungan dengan wartawan. Mungkin skandal ini ditimbulkan oleh kejadian kemarin. Pikirku. Ahh mengapa aku Blank seperti ini?. “ne, Arasseo” gumam ku tak bersemangat.

**********

          “ hyung,,, hyung,,,,hyung” aku menoleh kearah asal suara yang memanggil ku itu. Seorang namja berlari kecil kearah ku “oh minhyuk? Kau dari mana saja?” gumam ku setelah bangkit khendak meninggalkan nya.

“tunggu Hyung kau tidak boleh keluar. Banyak wartawan disana, tadi aku habis dari kantor management. Kata tuan nam kau di dalam drom saja sampai skandal ini mereda.” Gumam namja imut itu,kang minhyuk panjang lebar. Aku tersenyum datar “memang nya aku namja apa? Aku bukan namja pengecut. Kalau kau menyuruh aku disini saja. Bagaimana jadwal rekaman kita besok? lalu bagaimana dengan pekerjaan ku. Kalau skandal ini mereda, bagaimana kalau skandal ini tidak mereda? Kau mau aku mati di dalam drom?” jawab ku dingin. “ hyung aku tahu kau bukan tipikal orang yang mudah di atur, tapi ini semua demi CN blue. Kau mau CN blue hancur hanya karena kau tidak mau diatur?” gumam maknae CN blue itu dengan nada memerintah. “baiklah kali ini aku menurut saja. Minggirlah aku mau istirahat” gumam ku sambil berjalan kearah pan house drom CN blue.

          Mungkin istirahat bisa membuat pikiran ku jernih kembali . jujur saja mendengar gossip ini membuat ku kaget. Tiffany hwang? Apakah skandal ini berkaitan juga dengan yeoja itu? Mengapa harus yeoja itu? Kemarin saja yeoja itu habis tertabrak mobil, mungkin hanya lecet biasa. Tapi kelihatan nya yeoja itu merasa kesakitan. “ahh mengapa aku memikirkan yeoja yang sudah merepotkan ku, membuat masalah dengan skandal ini. Coba saja yeoja itu melihat lampu jalan. Pasti tidak akan terjadi tabrakan. Dan aku tidak akan menolong nya,dan tidak akan ada wartawan yang memotret , dan tidak akan ada skandal seperti ini. Huhh yeoja merepotkan”. “ hyung? Kau sedang berbicara dengan siapa?” teriak min hyuk dari kejauhan, mungkin dia mendengar gurauan ku. Aku tersenyum sinis “ahh itu hanya gurauan. Mau ice macchiato? Aku akan mentraktirmu. Ayo kita keluar” gumam ku mengalihkan pembicaraan . “baiklah kalau kau yang mentraktir, aku akan pergi, kaca! Hyung” gumam maknae CN blue itu sambil berjalan meninggalkan ku. “ Huh , jinjja namja rakus” gurau ku.

*********

          “aku ice macciatho,dan mochi nanas. Hyung…kau mau apa? Kau yang mentraktir tapi kau malah diam mematung disana” gumam minhyuk dengan suara sedikit keras. Aku menoleh kearah nya “ah aku ice tea saja!” gumam ku pelan . namja di sampingku menyeritkan kening nya “hyung…. kau yang mentraktir tapi, mengapa kau malah memesan sedikit? Apa kau sebenarnya tidak punya uang?” Tanya nya . aku yang mendengarnya seketika membulatkan mata ku bak mata sapi . “aishh kau ini, kau mau tidak aku traktir?” gumam ku . kang minhyuk terlihat ketakutan saat aku mengatakan tidak jadi mentraktirnya “ohh hyung kau tampan sekali. Kau memang baik “ gumam namja itu manis . hehh dasar dongsaeng ku ini memang tukang makan!  “baiklah kalau kau tidak mau aku tidak mentraktirmu, lebih baik kau diam!” perintahku , aku meninggalkan nya yang masih mematung disana!

             Aku duduk di meja dekat jendela besar di kedai coffee itu. Donsaengku hanya bisa mengikutiku saja , mungkin karena tadi aku mengancamnya tidak mentraktirnya, dia hanya diam saja seperti perintahku yang menyuruhnya diam! Tak berapa lama pelayan datang dengan pesanan kami. “selamat menikmati” gumam pelayan itu manis sambil meletakkan pesanan kami di atas meja. Setelah pelayan itu pergi aku menyeruput ice tea ku hingga seperempat. Donsaengku melahap 2 buah mochi nanas pesanan nya. Mungkin dia memang sedang lapar!

Saat aku melihat lihat pemandangan kota seoul dari jendela besar dekat meja kami, tiba-tiba ponselku berdering , aku menekan tombol answer dan menempelkan ke telinga . “yobeseyo?” gumam ku datar “oh ne yobeseyo? Apakah ini benar lee jonghyun CN blue?” Tanya suara diujung sana , aku sedikit menyeritkan kening “oh yah benar, saya sedang berbicara dengan siapa yah?” gumamku sedikit sopan “oh syukurlah, aku park si eun, manejer SNSD. Maukahkau membantuku?” gumam lawan bicara nya di seberang sana. Aku menyeritkan kening “ne? maaf, ahjumma tau nomor ponsel saya—“ belum saja aku menyelesaikan kalimat ku. Lawan bicara ku sudah menyela “oh, itu tidak penting jonghyun ssi  yang penting sekarang kau harus membantu ku!” gumam nya panik .“baiklah apa yang harus aku lakukan?” gumam ku datar tapi tetap sopan

Dongsaeng ku sama sepertiku,mungkin dia juga bingung aku sedang berbicara dengan siapa di telepon! Dongsaeng ku baru ingin membuka mulut nya aku secepat mungkin mencegah nya dengan berdiri dari tempat duduk ku “kajja” gumam ku sambil berjalan ke kasir. Ia hanya bisa diam bingung disana. “hyung… kita mau kemana?”  Gumam nya, kang minhyuk sambil mengejar ku yang sudah hampir pergi meninggalkan kedai coffee. “yaa hyung aku bingung padamu, sebenarnya tadi kau berbicara dengan siapa?” gumam kang minhyuk yang masih mengikutiku dengan langkah cepat. Aku terseyum “kau bisa dipercaya kan?” gumam ku datar sambil membuka pintu mobil . ia hanya bisa menyiratkan wajah bingung “hyung apa maksudmu?” gumam nya sambil masuk ke mobilku masih dengan wajah bingung. Aku kembali tersenyum “ ikuti saja aku,kau tidak mau aku mati di dalam drom” gumam ku cool  “ tentu saja , kau kan hyung ku, tentu saja aku tidak mau kau mati duluan” gumam nya sambil mengerucutkan bibir. “ baiklah , kau hanya harus percaya padaku! Mengerti?” gumam ku sambil menginjak gas mobil.

 

G/D : hayooooo hayoooo? Gimana? Masih penasaran ama FF ini? Makanya tungguin aja. Pantengin teyussss blog aku!!! Jangan sampe meleng sedikit. Ntar ketinggalan lagi <— *apasih* okeh saya gamau bla bli blo banyak bacot. Saya disini mau bilang aja yahh kalo udah baca jangan lupa coment, jangan jadi SILENT READERS . karena saya benci sekali ama yang namanya SILENT READERS okeh!! Oh iyaaaa insyaallah part 4 nya nyusul tahun depan yahh *plak* /digaplok readers/ hehhehe gak lah masa tahun depan. Mungkin bulan depan. Saya akaan publish part 4 nya kalo pada coment. Saya tunggu coment terbanyak huaaahahah masa FF saya belum ada coment satu pun “huhuhuaaaaaa* /nagis darah berak kijing/  okeh saya akhiri pidato saya. Wassalamualaikumwarohmatulohhiwabarokatuh *digaplok readers* see you di FF saya part berikutnya J kiss dulu ahh :* :*

 

 

3 pemikiran pada “Love in Seoul (part 3)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s