Love in seoul ( part 1 )


ff indo 2

Love in seoul  ( Part 1 )

 

Author: Azkia Himayatu Dini

Title: Love in seoul

Main Cast :

–  Tiffany  (SNSD)

–  Lee jong hyun (CN Blue)

–  Yuri  (SNSD )

– Lee jong min (OC)

Other cast :

–      All members SNSD

–      All members CN Blue

Genre: Romance, AU

Length: Chapter

Disclaimer:  All members of CNBLUE and SNSD is the other cast, but OK also important here. OC is the main cast.

A/N: Anneyong readers, ini cerita pertama  yang aku tulis di FF sekaligus author baru di sini. Kalau ada kesamaan tokoh, plot dll itu benar-benar murni suatu kebetulan. Semoga aja readers suka dengan cerita ini ya. Dan kunjungi juga blog aku http://www.azkia_himayatu.blogspot.com . atau bisa mention aku di @kialkiol  facebook aku nya di Azkia Himayatu Dini Oke, selamat membaca:D

~~~oOo~~~

 

 

JONG HYUN’S POV

Baru sedetik aku merebahkan tubuhku di tempat tidur, tiiba tiba ponselku berbunyi. Itu pasti tuan nam.

“yaaaa…. Sekarang kau dimana?” teriak tuan nam, seketika aku langsung menjauhkan ponsel ku dari telinga, suara tuan nam yang membuat ku tambah pusing itu harus segara di akhiri.

“aku lelah” ucapku dengan nada datar

“kau sedang di asrama CN Blue?” Tanya  namja paruh baya itu

“maaf kan aku,hari ini aku tidak bisa latihan”

“apaaaaaaa….. kau bilang?” suara itu menerjang telinga ku “ kau sudah membuat nya?” lanjut nya, tuan nam  dengan nada yang sedikit lebih rendah dari sebelum nya

Aku tersenyum, meski aku tahu lawan bicara ku tidak akan mengetahuinya “tenang ahjussi, aku sedang membuatnya. Kau hanya terima jadi saja nanti” gumam nya

“baiklah, akan ku serahkan semua nya padamu.aku tidak akan membuat inspirasi mu jadi berantakan. Aku ingin lirik yang menyentuh hati ” ucap nya

“Arraeso, menurut ku itu hal yang mudah .kalau seperti itu, aku akan istirahat lebih dulu. Young hwa dan lain nya, aku akan memberitahu pada mereka nanti” gumam nya

“ NOH,…. Kau tidak akan mengecewakan ku bukan? Nada suaranya sedikit me-re-meh-kan

“kurasa tidak”

Akhir nya aku tidak mendengar lagi suara teriakan tuan nam yang membuat ku tambah merasa lelah. Aku sangat lelah beberapa hari ini. Apalagi Besok ada jadwal reality show dengan members girl band SNSD. Mungkin, akan lebih melelah kan daripada ini.

**********

Aku menempelkan ponsel ku di telinga menunggu suara dari ujung sana,lama sekali dia mengangkat nya. Sekarang saja masih terdengar nada sambung. Tiba tiba nada sambung itu sempat berakhir, baru saja aku ingin mengatakkan “halo” suara operator menerjang telinga yang tak bersalah ini. Sudahlah biarkan saja, toh aku sudah memberitahu tuan nam, tidak usah repot repot untuk memberitahu yang lain juga.

 

AUTHOR’S POV

Suasana musin dingin kota seoul di siang hari membuat tubuh tiffany ingin merontok seketika. Apalagi ia sedang latihan vocal di studio ber-AC. Sebentar lagi waktu istirahat . ia akan segera beristirahat di ruangan ganti . ia merasa tidak enak badan, ia hanya ingin pulang dan merebahkan tubuhnya yang bisa rontok kapanpun di tempat tidur kesayangannya. Menurutnya, kamar nya adalah surga kalau ia sedang merasa lelah seperti ini. Tapi, ia harus professional sebagai seorang artis terkenal, tapi sekarang ia sedang tidak enak badan. Apa yang harus ia lakukan pada saat-saat seperti ini?

Sampai sekarang saja ia belum  membahsahi tenggorokannya dengan air .ia merasa Tenggorokan nya terasa sangat kering dan sakit setelah berlama lama bernyanyi. Mungkin, rasa haus itu akan hilang kalau ia bisa melupakan nya. karena ia harus menyanyi di bagian yang lebih banyak dari yang lain. Ia baru saja ingin minum seteguk air mineral. Tiba tiba saja ada yang memanggil nyadari belakang.

“ tiffany hwang ?” panggil yeoja itu

Aku membalikkan tubuh ku dan mengurungkan niat ku untuk meminum seteguk air  “ oh, manejer park?” sambil tersenyum “ada apa kau memanggil ku?” lanjut nya

Menejer park tersenyum datar “maukah kau mengubah lirik lagu nya?” Tanya nya dengan nada agak datar dan suara yang makin mengecil

Kerutan di dahinya terlihat samar “apa maksudmu?” Tanya nya,tiffany  dengan suara serak

“mianhe, produser yang menggarap lagu baru kalian tidak menyukai lirik nya, mereka bilang itu terlalu tragis” gumam wanita paruh baya itu.

Kerutan di dahi nya semakin terlihat jelas kalau saja dilihat secara intens “maksudmu,aku yang akan merubah nya?” Tanya gadis itu dengan wajah polos

“tentu saja” jawab menejer park si eun dengan anggukan mantap

“na? wae” Tanya yeoja manis itu, tiffany. Dengan bibir yang dikeructkan.

Manejer park hanya bisa meyakinkan “karena hanya kau,tiffany yang bisa diandalkan , leader taeyon tidak bisa.hanya kau” gumam wanita paruh baya itu dengan mantap.

“kalau dengan….yuri?”Tanya nya,tiffany dengan mata disipitkan sedikit menerawang.

“yuri? Ahhh…. Kau kan tahu dia tidak bisa membuat lirik. Hanya kau, taeyon dan hyoyeon saja yang bisa” ungkap nya , park si eun dengan detail

“oh, yah hyoyeon? Mengapa tidak dia?” gumam nya,tiffany berusaha mengelak .

Park si eun tersenyum “hyoyeon?, kita semua kan tahu di lagu baru ini dia di tuntut untuk memperbanyak nge-dance nya. Mana sempat dia—“

“ aku juga,aku dituntut untuk menyanyi lebih banyak—“

Park si eun tersenyum datar sebelum ia menyela perkataan tiffany “itu tidak sulit, aku yakin kau bisa. Maka nya aku menyuruh mu”  Tiffany berpikir sebelum akhir nya ia mengiyakan “ sampai kapan dispensasi waktu nya”

“kau mau melakukan nya?” tiffany mengangguk pasrah “jinjja ohhh… aigoo syukurlah. Hmm , Kurasa kau mempunyai waktu sampai besok” gumam park si eun sambil tersenyum tak percaya . ia pikir nona itu tidak akan mau merubah nya, lirik lagu itu. “baiklah , aku akan menyelesaikan tepat waktu” gumam tiffany terpaksa.

“gumawo,nona hwang. Kau adalah malaikat ku” wanita paruh baya itu masih menyengir, memperlihatkan gigi putih nya yang berjajar rapih itu.

TIFFANY’S POV

Aku membuka knop pintu apartermen asrama , kunyalakan lampu ruang tamu  kuarasa yang lain sudah ke kamar masing masing, mungkin malah sudah terlelap, bermain dengan mimpi-mimpinya. Sedangkan aku baru ingin ke kamar, mandi saja belum apalagi bermimpi seperti yang lain sedang lakukan.

Jam dinding ruang TV menunjukkan angka 00.00, sudah terlalu malam untuk ukuran orang disiplin mandi. Toh aku memang bukan termasuk orang disiplin, tapi padahal aku bisa menjadi seperti itu kalau saja aku mau.

Aku melangkah ke kamar , hingga di depan kamar. Baru saja aku ingin membuka knop pintu nya. Tiba –tiba saja lampu ruang TV menyala, dari belakang tiba-tiba……

“ saengil cukka hamnida…. Saengil cukka hamnida…. Sarangheyo tiffany-ya……. Saengil cukka hamnida”

“yeyyyyyy…… saengil cukka hamnida” teriak sunny, berbarengan dengan bunyi petasan banting dan teriakan members SNSD lainnya sebut saja taeyon, soehyoon, dan hyoeyon. Aku tersenyum “ saengil cukka hamnida tiffany-ah” gumam taeyon sang leader SNSD sambil memelukku ringan. Aku membalas nya dengan senyuman lebar “ahhhh, gumawo taeyon” gumam ku

Aku berdehem “aku saja hampir lupa hari ulang tahunku karena seseorang yeoja yang sedikit imut ummm,  ….”sambil meunjuk hyoyeon

Dahi hyoyeon berkerut samar “yaaa… seharus nya kau berterimakasih pada dongsaeng mu ini” gumam nya, hyoyeon sambil memincingkan mata nya. “mengapa aku harus berterimakasih?” Tanya ku dengan nada datar

“ ehmm…. Karena dongsaeng mu lah yang merencanakan semua nya?Ke jutan ini” gumam yuri dengan tawa nya yang renyah

Aku tersenyum datar “gumawo …. Tapi karena mu lah mengubah lirik lagu nya” lalu aku tertawa keras di sela tawaku, ia hanya bisa berwajah polos. Memang seperti itu sifat nya, polos…. Oh tidak lebih tepat nya terlalu polos.

    

AUTHOR’S POV

        Lee jong hyun menyeruput caramel macchiato nya hingga setengah. Ia membenarkan posisi duduk nya dari semula. Ia ingin bersantai sebelum menghadiri reality show  “speak heart” dengan members SNSD . ia merasa sangat malas menghadiri reality reality show semacam itu. Reality show itu pasti akan membahas tentang hati.

“hyung… kau mangapa masih disini? Semua nya sudah menunggu”

“sebentar, nanti aku menyusul” gumamnya, lee jong hyun. Tiba tiba pria paruh baya menghampiri mereka dengan tergopoh gopoh, pria paruh baya itu berdiri tepat di depan mereka. “jong hyun, kau tidak tahu hari ini ada jadwal reality show denagn members SNSD?” Tanya tuan nam

Lee jong hyun menyeruput sisa caramel macchiato nya hingga habis  “aku tahu” jawab namja tampan itu, lee jong hyun dengan nada datar

“kalau kau tahu, mengapa kau masih duduk santai disini? Kau tidak tahu kita sudah hampir terlambat?”  Lee jong hyun berdiri dari duduk nya, lalu ia berjalan meninggalkan kang min hyuk, maknae CN Blue dan tuan nam , manejer CN Blue yang masih memperhatikan nya dari belakang punggung nya.

JONG HYUN’S POV

Aku menempelkan earphone ke telinga, lalu menyandarkan tubuh ku ke kursi ruang make-up.

“hyung jong hyun…. Kapan kita akan dirias?” Tanya kang min hyuk dengan mulut di kerucutkan

“kau tunggu saja. Mungkin noona yoon sedang ada di perjalanan”

“ahhhh,,,, jinjja?… membuatku badmood saja” gumam kang min hyuk dengan memutar kepala nya

Menunggu penata rias yang akan merias kami, sungguh lama…. Membuatku bosan, bukan hanya kang min hyuk yang merasakan nya aku juga merasakan hal yang sama.

Tiba-tiba knop pintu ruang make-up bergerak….. dan muncul seorang yeoja dengan kaos putih, blazer hitam, celana jins dan snakers putih menghampiri kami. “oh mianhe jong hyun,dan yang lain.. aku terlambat. Jalanan terlalu macet. Kalian sudah menunggu lama yaaa?” Tanya yeoja yang berprofesi sebagai penata rias CN Blue

“oh… gwenchana  noona yoon. Aku tidak terlalu menunggu lama tapi—“

dahi min hyuk berkerut samar “ohh…. Noona yoon aku sudah sedari tadi menunggu mu, benar-benar membuat ku bosan. Hyung? memang nya kau tidak bosan? Bohong sekali kalau kau tidak bosan.. kau kan tiphyical orang yang mudah bosan” gumam nya, kang min hyuk. mata ku memincing menerawang mendengar perkataan min hyuk “ aishhh…..kau dongsaeng yang paling sok tahu, kau tahu itu. Aku memang mudah bosan, tapi kali ini aku tidak”

“hyung… kau sudah bohong pada semua nya kelihatan sekali kalau kau—“

“sudahlah…. Jong hyun , min hyuk.. kalian bertengkar saja. Acara sudah ingin di mulai. Bahkan kita belum di rias” suara jung yong hwa tiba tiba menyela perdebatan ku dengan min hyuk

“noona yoon cepatlah rias kami. Acara nya hampir ingin di mulai” gumam jushin

“oh ne…” gumam nya, yoon sambil segera membuka peralatan rias nya

 

TIFFANY’S POV

Eonni soon hee mengoleskan pelembab di wajah ku, selanjut nya membubuhkan bedak, dan blush on di pipi merah ku. Membuat mata ku smooky dengan eyeliner, dan mascara hitam untuk  lentikkan bulu mata yang indah. Dan sentuhan terakhir  make-up adalah lipstick berwarna pink peach yang dioleskan eonni soon hee merata di bibir tipis ku.

Aku mengenakan busana yang di berikan eonni soon hee padaku. Baju you can see cream , rok mini merah, seatbelt yang melingkari tubuh ramping ku, dan yang terakhir adalah sentuhan kaki, yaitu sepatu high heels coklat tua membentuk kaki ku nampak indah. Sungguh sentuhan fashion yang sangat simple dan cocok untuk reality reality show semacam ini.

“ selesai tiffany~ah…..” senyum nya soon hee datar

“gumawo eonni..” ucap ku aku hanya bisa membuat garis melengkung sempurna keatas untuk menjawab gumaman soon hee eonni,penata rias khusus SNSD yang telah bekerja 2 tahun menggantikan penata rias sebelum nya karena sudah menikah, jadi oleh manejer park di pensiunkan. Penata rias harus punya waktu kapan pun.jadi,tidak mungkin wanita yang sudah menikah akan punya waktu kapan pun. Belum lagi dia harus mengurusi suami nya dan anak anak nya nanti. Sungguh tidak akan punya waktu banyak untuk dapat merias kami, tetapi kemampuan merias nya jauh lebih baik dia daripada penata rias kami yang sekarang , soon hee eonni. Mungkin, karena umur yang membedakan nya.

“eonni… kalau kau mengobrol terus dengan tiffany eonni kapan kau akan merias ku?” suara hyoyeon berhasil membuyarkan lamunan panjang ku.

“oh, tentu saja,,,, ini aku merias mu” gumam soon hee eonni sambil menghampiri hyoyeon yang kelihatan nya sudah mulai – bad mood.

~~~~~~oOo~~~~~~

 

 

 

 

 

 

Satu pemikiran pada “Love in seoul ( part 1 )

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s