Love In Seoul (part 4)


Love In Seoul (part 4)

lol

Author: Kialkiol (@kialkiol)

Title: Love in seoul

Main Cast :   

-  Tiffany  (SNSD)

- Lee jong hyun (CN Blue)

- Yuri  (SNSD )

- Lee jong min (OC)

Other cast :

-       All members SNSD

-       All members CN Blue

Genre: Romance, AU

Length: Chapter

Disclaimer:  All members of CNBLUE and SNSD is the other cast, but OK also important here. OC is the main cast.

A/N: Anneyong readers, ini cerita pertama  yang aku tulis di FF sekaligus author baru di sini. Kalau ada kesamaan tokoh, plot dll itu benar-benar murni suatu kebetulan. Semoga aja readers suka dengan cerita ini ya. Dan kunjungi juga blog aku http://www.kialkiol.wordpress.com . atau bisa mention aku di @kialkiol  facebook aku nya di Azkia Himayatu Dini Oke,reading :D

 

~~~oOo~~~

 

 

 

 

 

 

 

I HATE YOU “PLAGIATOR”

AND

I HATE YOU “SILENT READERS”

 

 

Author’s POV

          hari ini berbeda dengan hari lain nya, lihat saja sekarang, tiffany hwang sedang dihantui dengan rasa cemas yang menghujam jantung nya. Gadis itu amat cemas dengan skandal yang menghantuinya. Karena skandal ini berbeda dengan skandal-skandal yang sudah pernah ia lalui.skandal ini menyinggung tentang seorang namja. Bagaimana ia tidak cemas, sudah lama sekali ia tidak berurusan dengan seorang namja, setelah 8 tahun itu, ia tidak pernah lagi berhubungan dengan seorang namja manapun.

“eonni? Gwenchana?” gumam soehyoon, dongsaeng dekat yeoja itu, tiffany hwang. Yeoja itu mengedipkan matanya seraya terkejut dengan panggilan soehyoon. “oh, gwenchana soe~ah” gumam nya, tiffany hwang dengan nada datar tak bersemangat. “eonni, aku yakin semuanya akan baik baik saja, percayalah”. Tiffany hwang tersenyum “ tidak semudah itu mempercainya”

“kau benar-benar tidak mau percaya padaku eonni?” gumam seohyoon, maknae SNSD itu dengan nada tak percaya

“bukan nya aku tidak mau percaya padamu, tapi aku malah hanya akan bertambah cemas, jika aku mempercayaimu” gumam tiffany “mengerti?” lanjut nya dengan mengedipkan sebelah matanya yang indah itu.

            Tiba-tiba dari kejauhan lobi terlihat segerombol wartawan mengerubungi sekelompok orang membentuk sebuah lingkaran.  “eonni…eonni?” teriak seohyoon sambil menarik-narik tangan yeoja disebelahnya itu.

“ada apa?” gumam yeoja itu, yang tak lain adalah tiffany hwang

“lihatlah eonni?! Lihat itu lihatlah!!”  Mata yeoja itu, tiffany hwang mengikuti arah tangan seohyoon yang menunjuk ke suatu tempat. Setelah mata yeoja itu berhenti kearah tangan soehyoon , sama sekali tidak ada pemandangan yang indah untuk dilihat! Hanya ada segerombol wartawan yang mengerubungi sekelompok orang membentuk sebuah lingkaran. “apakah menurut soehyoon itu pemandangan yang indah dilihat? Sungguh tidak bagiku”  gumam yeoja itu dalam hati

“apakah menurutmu itu pemandangan yang indah dilihat? Soehyoon?” Tanya yeoja itu, tiffany. Kerut di dahi soehyoon terlihat samar “eonni!!! Cobalah lihat lebih jelas lagi!!” gumam maknae SNSD itu, seohyoon.

“apanya yang harus diperjelas lagi?” gumam yeoja bersuara indah itu. “ahhh,,, eonni apakah kau tidak tahu? Itu tuh kang minhyuk CN blue dan umm….dan…..” 

“dan apa?” Tanya yeoja itu semakin penasaran dengan apa yang dikatakan dongsaeng nya itu. “dan ummm… dan lee jonghyun oppa!” gumam soehyoon. Kerut di dahi tiffany hwang terlihat jelas sekali, setelah mendengar kata terakhir yang diucapkan dongsaeng nya itu “OPPA? Sejak kapan kau mengenalnya?” Tanya yeoja itu masih bingung denagn kata kata dongsaenya. Soehyoon tersenyum malu “eonni kau tidak tahu aku sedikit…ummm sedikit ngefans dengan lee jonghyun CN blue?” Tanya nya “NGEFANS?” teriak tiffany tak percaya . “eonni… bisakah kau kecilkan sedikit suaramu? Itu akan membuat ku tertangkap dengan oppa itu” gumam seohyoon malu-malu . “kau ngefans dengan namja yang sudah membuatku cemas?” tanya nya, tiffany hwang marah. Soehyoon menundukkan kepalanya “mian eonni, aku hanya ngefans dengan oppa itu” kepalanya dinaikkan kembali “ tapi, aku ngefans dengan oppa itu sebelum skandal ini terjadi kok” lanjutnya . “tapi, buat apa mereka berdua datang kesini?” gerutu tiffany. “mereka memang diundang oleh manejer park!” gumam soehyoon . “MWO? Diundang?”

“Eonni kajja,,,, konversinya mau dimulai. Fighthing eonni” gumam soehyoon menyemangati.

 

*************

Lee jonghyun sedari tadi memperhatikkan yeoja itu, ia berpikir mengapa wajah yeoja itu sama sekali tidak menyiratkan rasa cemas. Skandal ini tidak cukup membuatnya merasa cemas? “hyung….ayo kita masuk” panggil maknae CN blue, kang minhyuk. “lagi pula , mereka yang ingin membuat konversi,mengapa kita yang harus ada disini” gerutu namja itu. “ sudahlah jangan menggerutu terus,semakin cepat semakin baik”

“tapi hyung kita belum minta izin ke tuan nam!” gumam kang minhyuk dengan nada cemas. “kalau untuk kebaikkan beliau pasti tidak akan marah!” gumam lee jonghyun . “hyung kau yakin?”

“yah, tentu saja aku sangat yakin”

“baiklah aku mengikutimu saja. Tapi, kalau sampai tuan nam marah, itu salah mu hyung”

“kau tenang saja, aku akan menanggung semua itu. Tapi, dimana manejernya?” gerutu lee jonghyun

            Tiba-tiba ada yang memanggil mereka berdua “lee jonghyun oppa…kang minhyuk oppa!” panggil yeoja itu dari kejauhan. Kedua namja itu menengok, mencari asal suara itu. Ternyata soehyoon SNSD dengan Tiffany SNSD di sebelahnya, oh ralat siapa tadi? Tiffany hwang? Yeoja itu? . Kedua namja itu menghampiri mereka berdua.  “lewat sini, kami berdua diutus manejer park untuk menjemput kalian berdua oppa” gumam soehyoon sambil tersenyum malu. “yaaa soe~ah bisakah kau tidak merendahkan harga dirimu?” gumam tiffany lebih tepatnya berbisik sambil melotot kearah soehyoon. “aku hanya nge fans dengan lee jonghyun oppa. Eonni mengapa kau marah? Kau…kau cemburu? Tidak mungkin kan? Jawab aku eonni? Tidak mungkin kau cemburu kan?” tiffany hwang yeoja itu salah tingkah “yaaa.. apa yang kau bicarakan? Tentu saja tidak” gumam tiffany setengah berteriak. “tidak apa apa dia hanya ngefans, itu tidak jadi masalah. Ngomong ngomong dimana pintu masuk nya?” Tanya lee jonghyun dengan nada cool. “ oh ada di sebelah sana. Soe~ah cepatlah masuk” gumam tiffany sambil beranjak pergi dari tempat itu.

            Yeoja itu meninggalkan lee jonghyun , soehyoon, dan kang min hyuk yang masih memperhatikan nya dari belakang . setelah yeoja itu lenyap dari pandangan. “oh..ada apa dengan noona itu?” Tanya kang min hyuk. “ohh.. mian mungkin dia sedang sensitive” gumam soehyoon, “ sepertinya dia sedang cemas” jawab lee jonghyun . “ohh yahh benar lee jonghyun oppa benar,sepertinya eonni sedang cemas . mungkin cemas dengan skandal ini” gumam soehyoon sambil tersenyum. Seketika dahi kang minhyuk berkerut samar, matanya terlihat menerawang,kemudian dia berkata “hyung, kau tidak suka dengan noona itu kan?” Tanya kang min hyuk. Mata lee jonghyun melotot cepat “yaaaa…apa yang kau bicarakan?” gumam nya “cepatlah masuk” lanjut nya.

            Namja itu meninggalkan kang min hyuk, dan soehyoon yang terbengong bengong dengan sikapnya itu. Setelah namja itu lenyap dari pandangan mereka berdua “ohh..ada apa dengan hyung?” gerutu kang minhyuk. Soehyoon tersenyum “dia terlihat cemas, dia cemas dengan skandal ini” gumam nya “kau kau mengikuti kata kata hyung ku!” sergap kang minghyuk “mengapa? Tidak boleh?” Tanya soehyoon melotot  “tentu saja!” gumam namja itu kang min hyuk dengan mata melotot ,tak mau kalah dengan soehyoon.

Tiffany’s POV

            Aku meneguk air mineral , mengapa tiba-tiba tenggorokan ku terasa kering? Mungkin rasa cemas ini yang membuatku terus merasa haus. Manejer park menghampiriku, “kau tidak apa-apa fanny~ah? Konversi nya sudah ingin dimulai! Kajja” gumam manejer park . aku tersenyum, menyembunyikan rasa cemas ku “ ne,kajja manejer” gumam ku datar “kau hanya harus mengatakkan yang sebenarnya. Intinya kau harus jujur ,apapun itu!” aku tersenyum datar “percayalah padaku manejer. aku tidak akan mengecewakan mu” gumam ku datar “baiklah sementara ini aku bisa pegang janjimu” manejer park ternsenyum.

            Memasuki ruangan konversi pers membuat jantungku berdetak dengan ritme tinggi. Rasa cemas kembali menjalari hatiku. Disana sudah ada members all SNSD dan lee jonghyun tidak lupa juga maknae satu itu tentu saja kang minhyuk, lagipula siapa lagi maknae laki-laki yang paling imut kecuali dia, tentu saja ada wartawan yang siap meliput konversi ini dan memberi pertanyaan pertanyaan konyol menurutku, tidak tahu menurut kalian.suara MC yang akan memimpin pers membuatku bertambah takut dan cemas. “baiklah, teman-teman wartawan , akan kita mulai konversi pers yang diadakan karena skandal “TIFFANY DAN LEE JONGHYUN BERPACARAN” seperti yang kalian semua ketahui tentang skandal beberapa hari yang lalu” gumam laki-laki paruh baya selaku MC pers. “saya persilahkan manejer dari SNSD yang akan mulai konversi ini” lanjut laki-laki paruh baya itu.

Manejer park tersenyum, tampak sekali bahwa ia sedang serius “baiklah saya akan mulai dari kejadian waktu itu,pada saat itu—“ gumam manejer park sebelum lee jonghyun memotong pembicaraan nya. Ada apa dengan namja itu? Mungkinkah dia yang akan memulai konversi ini? Lagi pula dia yang memulai skndal ini! Kalau bukan karena dia memelukku tidak akan terjadi skandal apapun!  “pada saat itu aku sedang berjalan jalan menghirup udara segar saja. Tiba-tiba aku melihat tiffany sedang berjalan di pelataran parkir , aku melihat ia berjalan kearah jalan besar . pada saat itu lampu lalu lintas masih merah, tetapi pada saat lampu lalu lintas berwarna hijau tiffany malah menyebrangi jalan, sedangkan mobil sedan dari arah berlawanan sedang melaju kencang. Aku berlari sekencang mungkin mencoba menyelamatkan nya.aku menariknya hingga kami berdua terjatuh di trotoar jalan , keadaan nya aku tertindih badan tiffany dan tiffany menindihi badan ku. Ia terlihat sangat ketakutan, pelipis ku terluka, dan pada saat itu juga tiffany membuka matanya. Ia berkali-kali mengatakan “jeongmal mianhe” aku tidak tahu hingga berapa kali ia mengatakannya. Kami pun  duduk di kursi panjang depan kedai coffe,tiffany berdiri membungkukkan badan nya melihat pelipis ku mengeluarkan darah segar, ia mungkin merasa bersalah padaku, aku juga tidak tahu. Aku pun risih dibuat nya,  pada saat itu aku mengatakan “kau pikir ini tidak apa-apa?” aku mengatakan itu padanya hanya untuk membuat ku tidak salah tingkah, karena jujur ,aku tidak pernah dilihat seseorang yeoja sedekat itu. Aku berusaha untuk tidak salah tingkah jadi aku mengatakan “cepatlah kembali ke gedung reality show,panggil seseorang untuk menolongku” aku tidak mengerti mengapa pada saat itu tiffany menuruti kata kata ku. Pada saat tiffany membalikkan badan nya khendak pergi memanggil seseorang untuk meonolongku,tiba tiba ada banyak wartawan memotret kami. Aku menarik lengan nya dan memeluk nya untuk menghindar dari potrettan para wartawan. Aku memeluknya hanya untuk menghindar dari skandal. Tapi, nyatanya sama saja. Para wartawan yang tak bertanggung jawab itu membuat gossip semacam ini. Maaf kalau ada wartawan yang kemarin memotret kami disini, maaf saya sudah menyinggung kalian. Itu saja yang saya katakan, itu cerita kejadian sebelum skandal ini terjadi” gumam lee jonghyun panjang lebar.

            Mengapa namja itu membuatku bingung, kada-kadang ia cool tapi, kadang kadang ia terlihat seperti orang bodoh yang menyebalkan. Gaya nya itu loh yang membuatku ingin muntah. Kulihat namja ini menarik hatiku, mungkin aku suka padanya “apa tiffany kau suka padanya? Tidak boleh” gerutuku seketika . tiba-tiba suara soehyoon membutaku kembali kealam bawah sadarku. “eonni? Kau kenapa?” Tanya nya .aku menggelengkan kepalaku bertanda bahwa aku tidak apa apa, tapi yeoja imut ini malah memancingku untuk mengobrol dengan nya. “eonni, oppa jonghyun keren kan? Aku ingin membuat skandal dengan nya” aku memutar bola mataku “cishhh buat saja kalau kau mau! Kau pikir itu enak?” tanyaku dengan nada kesal. Apa dia pikir dihantui dengan skandal itu enak apa? Dasar anak kecil kadang kadang suka tidak pikir panjang sebelum melakukan. Apa yang baru saja aku katakan? Anak kecil? Memanga nya aku bukan anak kecil? Toh umurku masih 24 masih bisa dibilang anak kecil kan? Soehyoon tersenyum sinis “selama dengan oppa jonghyun itu akan enak enak saja” gumam nya sambil berkhayal, mungkin berkhayal menikah dengan lee jonghyun, namja yang so cool itu. Aku terkekeh “yaaa… kau benar-benar tergila gila dengan namja itu yah?”

“sepertinya begitu, yakan soehyoon” sambar yuri yang mungkin sedari tadi mendengarkan obrolanku dengan soehyoon.

            Suara wartawan yang menanyakkan ha-hal yang sudah ada jawaban nya membuat ku kesal. “tiffany~ssi? Bagaimana dengan mu? Apakah kau menyukai lee jonghyun?” pertanyaan konyol

Aku tersnyun “tentu saja tidak, aku mempunyai criteria namja idaman tersendiri” gumam ku datar “bagaimana kriteria nya?” aku tersenyum kecut “tentu saja haru tampan,baik, tinggi, dan sedikit cool. Aku tidak suka namja yang cool nya berlebihan , seperti es batu!” gumam ku apakah kata es batu tadi berhasil membuat namja so cool itu tersindir?

“bagaimana anda bisa berjalan disaat lampu lalu lintas berwarna hijau?apakah anda tidak tahu kalau lampu lalu lintas sedang berwarna hijau? Kedengaran nya cerita jonghyun~ssi tidak masuk akal” Tanya wartawan yang memakai baju merah. Aku terseyum “cerita jonghyun~ssi benar, itu masuk akal menurut ky. Karena sebelum aku berjalan di jalan raya dan sebelum aku di tolong jonghyun~ssi tentu nya. Aku menerima telepon dari ayahku, aku tidak bisa menceritakan masalah pribadi keluargaku. Aku hanya bisa menceritakan ayahku menepon ku karena ingin memberitahuku bahwa ibu ku sakit, sudah dua hari belum sadarkan diri. Tapi,kata ayahku itu hanya kelelahan biasa. Tentu saja aku blank mendengar itu. Aku pun hanya memikirkan ibuku yang sakit, aku ingin ke busan menjaga ibuku. Tapi, ayahku melarangku. Ia bilang aku hanya bekerja saja, appa yang akan menjaga eomma mu. Pada saat itu pikiran ku hanya tertuju ke eomma eomma dan eomma ku saja. Tentu saja aku tidak tahu kalau lampu sudah hijau. Itu ceritanya , ada snagkut pautnya dnegan cerita jonghyun~ssi. Dan kedua cerita kami tidak direkayasa, semua benar aslinya” gumam ku panjang lebar

            Aku lelah menjawab pertanyaan para wartawan. Aku hanya ingin pulang dan tidur. “kau merasa bersalah atau karena kau menyukai jonghyun~ssi pada saat menyentuh pelipis nya tiffany~ssi?”

Aku memutar kepala,terasa ingin patah, pegal dan sakit, mugkin karena sedari tadi aku tegang.aku tersenyum geli mendengar pertanyaan itu “tentu saja karena aku merasa bersalah, bukan karena akau menyukai jonghyun~ssi. Lee  jonghyun memang idaman semua wanita, apalagi para fans nya. Tapi, aku bukan fans nya yang akan menyukai nya, bahkan hingga tergila gila dengan nya. Jadi aku tidak mungkin menyukai nya apalagi tergila gila padanya. MUSTAHIL bukan?” gumam ku kecut, memang harus dijawabdengan katakata perumpamaan seperti itu! Agar mereka mengerti maksudku. 

Jonghyun’s POV

            Dering ponsel ku membuat ku tresentak dari lamunan panjang, setelah koversi aku masih saja ada di gedung ini. Kulihat nama yang tertera di layar ponsel ku “tuan nam?” gerutuku. Mungkin tuan nam akan mengomeliku kalau dia tahu aku tidak ada di drom. Ku kuatkan hati, ku beranikan diri , ku tarik nafas dalam dalam setelah menekan tombol answer dan menempelkan ponsel ke telinga “yobeseyo?” gumam ku datar tak merasa bersalah. Aku menjauhkan ponsel dari telingaku “pasti dia akan mengomel.. 1…2….ti—“umpatku “yaaaaa… eoddiga?” teriak nya dengan nada alto keandalan nya. Huhhh aku menarik nafas sekuat kuat nya dan membuang nya. “aku sedang… ummm. Pasti kau tahu kan tuan nam? Kau menonton televisi kan? Tidak mungkin kan seorang manejer tidak tahu gossip anak asuh nya?” gumam ku bawel, melebihi nada alto keandalan nya. Cishhh memangnya hanya dia yang bisa bawel seperti itu? aku juga bisa!   “untuk apa kau kesana?” Tanya tuan nam dari ujung sana

Aku menghela napas panjang “tentu saja untuk memperjelas skandal ini”

Tuan nam beberapa saat diam “aku tahu itu, tapi apa kau inisiatif sendiri datang kesana?” gumam nya. “tentu saja tidak, aku diundang” gumamku cool . “oh, yasudah kalau seperti itu cepatlah kau pulang . besok ada jadwal rekaman, bisa-bisa kau sakit” gumam tuan nam denagn nada memerintah.

“maaf aku tidak bisa pulang lebih awal, mereka mengundangku makan malam, tenang saja aku tidak sendiri ,ada kang minhyuk yang menemani ku”

Terdengarsuara berisik diujung sana “tuan nama? Kau masih ada disana kan?” tanyaku. Tidak terdengar suara lagi setelah itu, panggilan tuan nam terputus begitu saja “mengapa dia ini?” gerutuku sambil mematikan ponselku.

            Dari ujung sana terlihat wanita berbaju kemeja lengan panjang , jins hitam dan high heels berlari kearah ku. Setelah kuperjelas lagi pengelihatan ku, yeoja itu seperti ku kenal, tiffany hwang? Dia berhenti tepat dihadapanku “h-uh…h-uh…h-uh…. Kau kesini disuruh manejer park untuk memanggilmu, kau menelepon yah? Mengapa lama sekali? semua sudah menunggu!” gumam yeoja itu di selaan napas nya yang terengah engah. Mungkin dia lelah berlari lari kesini “ohh..mian tuan nam menelepon ku. Dia menyuruhku untuk pulang lebih awal jadi ak—“

“baiklah arraso, aku akan memberitahu manejer park dan kang minhyuk kalau kau tidak bisa ikut. Kalau begitu kau bisa pulang dan beristirahat dengan baik. Kalau kau terlalu ikut memaksa untuk ikut , itu akan membuat manajer park tidak enak dnegan manejer mu. Karna sudah meminjam anak asuh nya lebih 2 jam. Dan tanpa izin darinya.” Gumam yeoja cantik itu panjang lebar

Dahi ku berkerut samar “siapa bilang aku akan pulang?” gumam ku datar

“ne?” dahi yeoja itu berkerut hingga tiga lipatan , jelas sekali dia sedang bingung

Aku tersenyum “siapa bilang aku akan pulang? Kajja, kita sudah ditunggu bukan?” lanjutku

“k..k..kau? kau ikut makan malam dengan kami?” Tanya nya dengan wajah bingung

“kalian megundang , dan kalian yang mentraktir, mengapa tidak?” gumam ku sambil mengangkat kedua bahuku

“mengapa kau tidak bilang sedari tadi? Kau .. membuatku malu” gumam yeaoja itu sambil marah- marah , oh bukan .. lebih tepatnya malu

“kau tidak memberiku kesempatan untuk berbicara”

“e…hhhmm kajja kita sudah terlambat”

Yeoja itu berlalu mendahului ku. Aku yakin dia pasti malu bukan main. Mana mungkin dia tidak malu, apalagi aku seorang namja. “YA!! Tunggu kau bilang kajja, tapi kau malah pergi sendiri” teriakku

~~o0o~~

Yeoja itu diam saja, mungkin dia masih malu dengan kejadian tadi! “kau tidak cemas dengan skandal ini?” tanyaku membuka pembicaraan, karena selama kami berjalan meninggalkan lobi gedung, yeoja di sebelahku masih diam seperti orang bisu. “tentu saja tidak, mengapa harus cemas” gumam yeoja disebelahku , aku terhenyak akhirnya yeoja ini membuka mulut nya. Kukira dia benar-benar bisu. Aku terkekeh dalam hati, mana mungkin da tidak cemas? Dari wajah nya saja sudah terlihat bahwa dia cemas dan takut sekali, dia berbohong padaku? Sungguh yeoja aneh. “ehmm.. dulu aku pernah belajar ilmu psikologi di tingkat SMA. Jadi, aku tahu perasaan seseorang hanya melihat dari wajah nya saja” gumam ku datar sambil menatap kedepan tanpa melihat atau melirik nya sedikitpun. Yeoja disebelahku diam, mungkin dia merasa bahwa dirinya memang sedang merasa cemas. Walaupun konversinya sudah selesai

Yeoja itu melirikku sekilas “ehemm.. kau seperti sedang mengintogasiku? Padahal aku sama sekali tidak mengenalmu. Baru semenit aku berbicara denganmu. Ohh kau tipe namja seperti ini yah? Aku baru tahu”

“kau bilang semenit? Waktu kecelakaan kemarin? Itu tidak kau hitung?” yeoja itu terlihat sedang malu, pipi nya memerah “ tidak usah tegang seperti itu.. tenang saja aku tidak akan memakan mu kok!” lanjutku , sengaja aku mengatakan itu untuk menenangkan nya. “iya benar kau tidak akan memakan ku, tapi kau sudah memakan ku dengan pertanyaan pertanyaan mengerikan mu itu!” gumam nya marah

Aku merasa bersalah mengatakan itu “ ehhmm mianhe.. aku tidak bermaksud seperti itu tiffany~ssi ” gumam ku sambil menunjukkan wajah bersalah ku

“gwenchana.. kau beruntung, karna aku bukan termasuk yeoja yang gampang marah” gumam nya “yah benar kuakui bahwa sekarang aku sedang merasa cemas! Kau puas?” yeoja itu meringis

Aku tersenyum puas melihatnya meringis juga.

 

            Terlihat dari kejauhan , semua sudah menunggu lama. Yeoja di sebelahku terlihat senang sudah bertemu dengan all members SNSD. Mungkin menurut nya aku seperti zombie yang akan memakan nya, iya memakan nya dnegan pertanyaan pertanyaan . aku hanya penasaran dnegan yeoja itu. setelah menghampiri mereka “eonni kau lama sekali, kita semua sudah menunggumu sesrai tadi” gumam seohyoon denagn mulut dikerucutkan, pertanda bahwa maknae SNSD itu terlihat badmood. “ohh lee jong hyun oppa? kau juga lama sekali. Kalian tidak habis pacaran kan?” Tanya yeoja itu

Tiffany terkejut mendengar pertanyaan itu “ehmm.. soe~ah kau ada ada saja. Itu konyol kan?” gumam tiffany hwang

Aku melirik tiffany sekilas “ mana mungkin kami berpacaran! Kami tidak mungkin membuat skandal baru lagi dalam waktu bersamaan, disaat skandal kemarin baru terselesaikan !” gumamku, untuk meredakan suasana yang sedikit tegang

Soehyoon tersenyaum puas “ baiklah aku juga berpikir seperti itu, pasti kau tidak akan suka dengan  tiffany eonni. Kau pasti suka denagn ku kan oppa? “ Tanya yeoja yang menurutku tingkat kegengsian nya rendah itu. dia menanyakan hal ynag konyol. “Kau pasti suka dengan ku kan oppa?”  apa apaan itu? pertanyaan konyol bukan?

Aku tersenyum datar “mungkin sebagai fans saja soehyoon~ah” gumamku datar

Yeoja itu tersipu malu, lihat saja sekarang wajahnya memerah seperti tomat matang “ahh..gumawo oppa” gumam nya malu-malu

Aku hanya bisa membalasnya dengan senyuman datar keandalanku. Manejer park membuka mulut yang sedari tadi ia katupkan “kalau kalian mengobrol terus , kapan kita akan makan malam nya?” Tanya manejer yang mungkin sudah berumur 27an itu.  

“baiklah kita berangkat segera “ teriak sunny

 

 

 

Author’s POV

            Suasana di café tradisional di jalan myondeong masih terlihat ramai. Para pengunjung yang sedang menikmati makanan di buku menu, para pengunjung yang sedang menikmati makanan yang terhidang di meja masing-masing. Suara ramai pengunjung mengobrol menambah hangat suasana café itu.

“kalian mau makan apa?” Tanya manejer park menawarkan , sambil memberikan buku menu kepada all members SNSD , lee jong hyun, dan kang minhyuk.

Soehyoon angkat bicara “aku mau kepiting dan kerang laut” gumam nya, yeoja itu berhenti bicara setelah melihat poster yang ada di depan nya. Yeoja itu bangkit dari kursi nya, dan berjalan perlahan kea rah poster itu. melihat tindakan soehyoon, orang orang yang ada di meja itu terlihat bingung, termasuk tiffany yang sedari tadi memperhatikan gerak gerik dongsaeng nya itu. setelah yeoja itu kembali ke kursi nya dengan membawa selembar poster yang tadi di robek nya. tiffany tersenyum melihatnya “kau ingin ikut lomba makan lobster dalam waktu 30 menit?” Tanya tiffany hwang dengan dahi sedikit berlipat, soehyoon yang sedari tadi hanya memperhatikan poster itu pun mengangkat wajah nya dari pandangan nya “oh tentu saja. Siapa yang mau ikut dengan ku?” Tanya nya sambil mengangkat sebelah telunjuknya. “aku ikut” teriak lee jong hyun, semua orang di meja itu segera melirik nya takjub! Tentu saja takjub, seorang namja pendiam yang ingin ikut makan lobster dengan soehyoon SNSD yang memang rakus ! apakah namja pemalu ini juga rakus sama seperti soehyoon? Aku harap tidak ! kalau memang benar iya , mungkin fans nya akan ilfeel.

~~~~~o0o~~~~

 

Tiffany’s POV

            Setelah selesai makan malam kami pun memilih untuk ke kedai soju untuk meminum sedikit soju dan memakan sedikit cemilan. Lee jong hyun pun memesan beberapa botol soju dan cemilan. Kami pun duduk melingkar membentuk sebuah lingkaran. Aku sedikit bimbang untuk ikt minum atau tidak, karna aku tidak biasa meminum soju banyak banyak, ku putuskan untuk meminum sedikit saja . Yuri terlihat sedang meminta 2 botol soju ke ahjuma pemilik kedai itu. “yaa.. yuri~ah? Kau gila? Kau sudah meminum 2 botol soju dan sekarang kau ingin meminum 2 botol lagi? Kau bisa mabuk!” Tanya ku sedikit berteriak setelah yuri duduk di sebelah lee jonghyun. Yuri meringis, mungkin dia memang sudah mabuk

“ yaaa..  kau? sudah kubilang …..ummm sudah ku bilang aku bukan dongsaeng mu! Tiffany~ssi!”

“kau sudah mabuk yuri~ah” gumam ku datar

“aku….. uhuk uhuk….. tidak mabuk tiffany!” gumam nya sambil khendak berdiri dari kursinya. Dia berjalan tergopoh gopoh kulihat dia ingin jatuh

“yaa!! kau … sudah mabuk, ayo kita pulang!” gumam ku datar sambil khendak berdiri, tetapi tiba tiba ada yang meraih tangan ku.

“ tiffany? Biarkanlah, dia masih belum puas dengan minum 4 botol! Yuri, mintalah bebarapa botol lagi” gumam manejer sedikit selengean. Kurasa semua orang disini sudah mabuk, kecuali aku dan lee jonghyun

“manejer ? kau gila? Kau ingin merepotkan ku? Kau ingin merepotkan ku dengan membawa kalian semua ke drom dalam keadaan mabuk? Itu merepotkan sekali manejer!” teriakku di depan wajahnya

“ tiffany? Kau bisa menyetir mobil?” Tanya lee jong hyun tiba tiba dengan wajah serius

“ apa yang ingin kau lakukan?” Tanya ku dengan wajah innocent

“tentu saja membawa orang orang ini pulang! Kau ingin mneginap disini?” Tanya nya dengan wajah geram

“baiklah biar ku atur, aku membawa yuri , manejer , hyoyeoon , dan yang lain , mmm kau membawa kang minhyuk saja!” gumam ku sambil menunjuk kang minhyuk

“ kau tidak terlalu repot Membawa banyak orang? Apakah kau pikir orang yang sedang mabuk bisa berjalan sendiri ke kamarnya?” gumam nya santai sambil melipat tangan di dada

Aku sedikit berpikir, kemana arah bicara nya?. karna namja satu ini terbiasa bebicara dengan kata kata yang harus dicerna sejam. “baiklah kau mau bagaimana?” Tanya ku datar

“aku membawa yuri, kang minhyuk, manejer, dan hyoyeon. Dan kau membawa sisanya, bagaimana? Kau mau tidak?” Tanya nya dengan nada sedikit menyebalkan

“kau hanya membawa …. Em-empat?” tanyaku ragu,

Bagaimana tidak ragu, seorang namja hanya membawa empat orang yang sedang mabuk? Lalu yeoja membawa enam orang yang sedang mabuk? Tentu tidak adil bukan ? dimana mana tuh namja harus lebih banyak.

“iya! Memang nya kau mau berapa?” tanya nya

“kau kan namja, tentu saja kau yang harus membawa 6 !” gumam ku sewot

“empat saja sudah syukur ! daripada aku hanya membawa satu orang saja! “

“baiklah , berarti kau bukan namja ! melainkan yeoja! Kau banci” teriakku sewot

“ apa kau bilang? Banci? Yaaa… kalau mobil ku muat 6 orang pun aku akan membawa enam!” gumam nya tak mau kalah

Tiba tiba yuri berdiri berjalan kearah kami ,langkah nya sempoyongan, kaki nya khendak melangkah tetapi terhalang kaki sunny yang ada di depan nya, dia tidak meliahat nya yuri pun  terselengkat kaki sunny,lalu dia jatuh tepat di dada lee jonghyun. Deg.. hatiku seperti ditimpa bom nuklir , apa apaan ini? Mengapa kau jadi cemburu tiffany? Tiffany bangunlah! Jangan

Lee jonghyun terlihat frustasi “aishhh merepotkan saja” 

~To Be Continue~

Author Note : gimana? penasaran? makanya kunjungi terus blog aku supaya bisa liat insformasi FF aku :) oh ya

TINGGALKAN JEJAK KALIAN yahhh :)

Gumawo muachhh *kiss hug*

 

12 responses to “Love In Seoul (part 4)

  1. Lanjutt dong thorr~ aku selalu nungguin FF iniiiii…. Pengen nya Tiffany sama jonghyun :D

    Lanjut teruss ya thor! Aku selalu menunggu~
    Hwaiting thor!

    • heheheh :) sebelumnya GUMAWO ^^ lohh udah mau kunjungi blog aku, and baca FF aku :) pasti dilanjutkan kok :) kamu line brp?
      lanjutan nya tungguin aja yahh. terus buka blog aku untuk bisa tau lanjutan lanjutan nya. terimakasih Hwaiting nyaa. kamu bisa panggil aku kia, soalnya penname aku kialkiol, seterusnya panggil aku kia ajaa yahh.

    • heyy chici kamu kalo mau cepet bisa kunjungi Blog cocoafanfiction.wordpress.com , tapi di blog itu aku jadi author freelancer :D
      kayaknya belum publish juga dehh admin nya lg ga ol ol

      • Ne udh ku baca thor keren pake banget lah thor(?) Wkwk intinya seru bet><

        Aku line 00 thor, wkwk, kalo author line brapa? Iya aku manggilnya kia ajah ya^^ hehe

  2. seruuu pakee bngt? wahhhh aku seneng kalo kamu sukaa :D
    intinya seruu(?) wahhh menurut aku ini biasa pake banget.
    line 00? tahun 2000 yahh??
    aku line 99 :D beda setahun yahh?
    iyaa panggil akuu kia ajah yahhh :*

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s